Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Gudang Kembang Api Pusat Perbelanjaan Meledak di Armenia

Senin 15 Aug 2022 08:40 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Friska Yolandha

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api saat asap membubung dari pasar Surmalu sekitar dua kilometer (1,2 mil) selatan pusat kota Yerevan, Armenia, Minggu, 14 Agustus 2022. Ledakan kuat di tempat penyimpanan kembang api telah merobek pasar di ibu kota Armenia. Sedikitnya satu orang tewas dan sekitar 20 lainnya luka-luka. Ledakan pada hari Minggu memicu kebakaran besar.

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api saat asap membubung dari pasar Surmalu sekitar dua kilometer (1,2 mil) selatan pusat kota Yerevan, Armenia, Minggu, 14 Agustus 2022. Ledakan kuat di tempat penyimpanan kembang api telah merobek pasar di ibu kota Armenia. Sedikitnya satu orang tewas dan sekitar 20 lainnya luka-luka. Ledakan pada hari Minggu memicu kebakaran besar.

Foto: Vahram Baghdasaryan/Photolure via AP
Kebakaran ini menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 60 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, YEREVAN -- Ledakan melanda gudang kembang api di sebuah pusat perbelanjaan di ibu kota Armenia Yerevan pada Ahad (14/8/2022). Peristiwa ini menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 60 orang.

Rekaman video menunjukkan asap abu-abu mengepul di atas sebuah bangunan dan orang-orang berlarian menjauh dari daerah itu. Petugas penyelamat melakukan pencarian dengan mengangkat logam bengkok dan puing-puing untuk menemukan korban selamat saat awan debu dan asap menggantung di udara.

Baca Juga

Orang-orang di sekitar membantu para korban pindah ke tempat yang aman. Kementerian Kesehatan Armenia mengatakan 61 orang terluka, dengan beberapa dirawat di rumah sakit.

Kantor berita Rusia Interfax mengutip Kementerian Darurat Armenia mengatakan, mayat korban ketiga telah ditemukan. Para pejabat sebelumnya melaporkan dua kematian atas peristiwa ledakan tersebut.

Menteri Darurat Armenia Armen Pambukhchyan yang dikutip oleh kantor berita Sputnik mengatakan, api telah dipadamkan, tetapi angin kencang masih menjadi ancaman. Dia menyatakan, tim penyelamat akan melanjutkan pencarian korban selamat sepanjang malam.

Kementerian Darurat mengatakan, penyelidikan awal menunjukkan dua ledakan besar merobohkan bagian dari gedung yang menampung kembang api. Namun tidak segera jelas apa yang menyebabkan kembang api meledak.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA