Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Kampus Itenas Dorong Ciptakan Lulusan yang Sesuai Kebutuhan Industri

Ahad 14 Aug 2022 16:38 WIB

Rep: fauzi ridwan/ Red: Hiru Muhammad

Rektor Itenas Prof Meilinda Nurbanasari bersama mahasiswa pada acara Dies Natalies ke 50.

Rektor Itenas Prof Meilinda Nurbanasari bersama mahasiswa pada acara Dies Natalies ke 50.

Foto: istimewa
Kegiatan magang di industri akan digenjot termasuk mendorong praktisi masuk ke kampus

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Kampus Institut Teknologi Nasional (Itenas) tengah melakukan evaluasi kurikulum dan menyesuaikan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MKBM) Mendikbud Nadiem Makarim. Selain itu mengimplementasikan kurikulum baru di tahun ajaran 2022-2023 mendatang.

Selain itu kegiatan magang di industri akan digenjot termasuk mendorong praktisi masuk ke kampus. Diharapkan tidak terdapat lagi batasan antara kampus dengan dunia industri."Semuanya akan terjalin sehingga nanti pasar atau pengguna lulusan Itenas itu pada saat bekerja itu sudah match dengan kurikulum yang ada di Itenas," ujarnya, Sabtu (13/8/2022). Ia mengatakan pendidikan, pengabdian dan penelitian akan diarahkan untuk mewujudkan visi Itenas.

Baca Juga

Di usia ke 50 tahun, Meilinda menuturkan pihaknya berupaya mewujudkan kampus menjadi perguruan tinggi yang terkemuka serta berperan aktif di tingkat global maupun nasional. Selain itu berupaya menciptakan karya inovasi yang meningkatkan kesejahteraan.

Meilinda menambahkan perkuliahan akan digelar tatap muka 100 persen pada semester ganjil tahun 2022-2023. Antusiasme mahasiswa untuk segera belajar luring sangat tinggi meski kasus Covid-19 naik.

Ia berharap kondisi pandemi Covid-19 berangsur menurun dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. "Mudah-mudahan kita tetap bisa melaksanakan secara luring, sudah jenuh juga online," ujarnya.

Ia berharap kondisi pandemi Covid-19 terus membaik mengingat antusiasme mahasiswa untuk kuliah luring tinggi. Pihaknya akan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat."Semoga kondisi terus membaik, meski pun tren agak naik tetapi Insya Allah dengan budaya prokes. Jadi antusiasnya cukup tinggi," katanya

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA