Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Masuk Fortune 100 dan Fortune 500, Bukti Transformasi BUMN Erick Thohir Diakui Dunia

Sabtu 13 Aug 2022 13:55 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Foto: Republika/Dadang Kurnia
Ini menjadi salah satu Menteri Erick memimpin transportasi perusahaan milik negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fortune Indonesia membuat peringkat 100 perusahaan yang memiliki pendapatan terbesar di Indonesia untuk satu tahun fiskal. Dari jumlah tersebut ada 20 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang masuk dalam Fortune Indonesia 100, bahkan Pertamina berhasil masuk 500 perusahaan terbesar dunia berdasarkan pendapatannya dalam satu tahun fiskal.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM ), Wawan Mas'udi, Ph.D menilai masuknya 20 BUMN dalam Fortune Indonesia 100 dan Pertamina dalam Fortune 500 menunjukkan adanya pengakuan lembaga global yang independen. "Ini juga menjadi salah satu keberhasilan Menteri BUMN Erick Tohir dalam memimpin transformasi di perusahaan milik Negara. Sehingga yang dilakukan Menteri Erick dapat dibaca sebagai pengakuan global terhadap kesuksesan transformasi BUMN," kata Wawan dalam keterangannya, Jumat (12/8/2022).

Dengan begitu, perusahaan BUMN menjadi lebih profesional, berorientasi pada Good Corporate Governance. "Dan pada saat yang bersamaan juga tetap menjaga fungsinya sebagai kepanjangan Negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ucap Wawan.

Peringkat itu menjadi pengakuan terhadap hasil kerja keras untuk melakukan transformasi BUMN yang selama ini dijalankan oleh Menteri Erick Thohir. Ia berkata, dengan masuknya 20 BUMN di Fortune Indonesia 100 dan Pertamina di 500, menunjukan perusahaan milik negara dapat melakukan peran strategis. Sehingga BUMN tak hanya dicap sebagai perusahaan yang membebani Negara, tetapi sudah menjelma sebagai perusahaan yang bertransformasi sebagai unit usaha yang strategis dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Wawan berkata, dalam membuat daftar perusahaan yang dapat masuk, Fortune Indonesia maupun Fortune Global memiliki ukuran dan parameter yang sangat profesional. Bahkan ketika ada BUMN yang mampu bersaing dengan perusahaan privat multi Nasional lain yang masuk di Fortune 100 maupun Fortune 500 menunjukan perusahaan BUMN mampu bersaing dengn mereka. Sehingga masuknya perusahaan BUMN dalam jajaran top perusahaan Nasional dan global menjadi bukti dan apresiasi terhadap transformasi BUMN yang saat ini tengah dijalankan oleh Menteri Erick.

Namun tantangan selanjutnya adalah bagaimana BUMN yang sudah masuk Fortune dapat terus bertahan dan memperkuat posisinya. Selain itu tantangan selanjutnya adalah bagaimana BUMN yang berprestasi tersebut dapat menjadi panutan serta mengangkat BUMN lainnya untuk dapat masuk dalam Fortune 100.

Wawan yakin sekali jika ada BUMN yang bisa masuk dalam Fortune 100 maupun Fortune 500 Global, maka BUMN lainnya sangat mungkin untuk dapat mengikutinya. "Jika transformasi dan profesionalisme bisa dijalankan di satu BUMN, tentu itu bisa juga dilakukan di BUMN lainnya," kata Wawan.

Ia berharap Erick Thohir dan jajaran Kementerian BUMN dapat membuat roadmap transformasi BUMN yang tidak hanya teori semata tetapi sudah ada bukti kongkritnya. Memang ia mengakui experience dan tantangan masing-masing BUMN berbeda-beda. "Namun saya yakin Menteri Erick Thohir dapat mewujudkan itu," kata Wawan.

Karena itu agar roadmap keberhasilan BUMN melakukan transformasi ini dapat diduplikasikan dengan cepat, Wawan berharap Erick Thohir dapat memberikan tantangan baru kepada management BUMN yang sudah berhasil melakukan transformasi. Dengan memberikan penugasan khusus kepada mereka untuk melakukan pembenahan di perusahaan BUMN yang belum berhasil melaksanakan transformasi.

Sebab menurut Wawan, tujuan transformasi BUMN bukan tertuju pada satu atau dua BUMN saja. Tetapi seluruh BUMN, sehingga nantinya BUMN yang sehat dapat memberikan kontribusi positif baik bagi Negara dan masyarakat. "Dengan shortcut tersebut diharapkan transfromasi di perusahaan BUMN yang menjadi target dapat segera terwujud. Sebab salah satu keberhasilan dari transformasi juga ditentukan oleh leadership managementnya," kata dia.

Dengan masuknya management yang sudah terbukti berhasil menjalankan transformasi maka akan dengan mudah dan cepat menangkap peluang bisnis serta menjalankan transformasi BUMN. "Tentunya juga harus ada support tertentu," ujar Wawan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA