Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Olahan Sorgum Kreasi Siswi SMK PGRI 2 Kudus Diapresiasi KSP Moeldoko

Jumat 12 Aug 2022 23:50 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, meninjau SMK PGRI 2 Kudus, Jawa Tengah untuk mencicipi berbagai olahan sorgum, pada Jumat (12/8/2022).

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, meninjau SMK PGRI 2 Kudus, Jawa Tengah untuk mencicipi berbagai olahan sorgum, pada Jumat (12/8/2022).

Foto: Dok. Web Meg
Terdapat varian kuliner yang menggunakan sorgum sebagai bahan dasar.

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS -- Upaya untuk terus mendorong sorgum menjadi salah satu alternatif panganan utama bangsa terus dilakukan. Saat ini, pemerintah kerap menyosialisasikan manfaat sorgum yang dikenal lebih sehat dibandingkan nasi pada umumnya.

Terbaru Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, menyempatkan diri meninjau SMK PGRI 2 Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (12/8/2022). Kehadiran Moeldoko ini untuk melihat langsung praktik pengolahan sorgum menjadi sajian kuliner yang dilakukan oleh para siswa sekolah menengah kejuruan jurusan tata boga.

Baca Juga

Selain menyaksikan proses kreasinya, mantan Panglima TNI tersebut kemudian mencicipi berbagai varian kuliner yang menggunakan sorgum sebagai bahan dasarnya. Moeldoko menikmati berbagai sajian sorgum tersebut yang disajikan ala fine dining oleh para pelajar. Ia pun memuji kompetensi para siswa dan guru  di SMK PGRI 2 Kudus yang dinilainya mampu mengolah sorgum menjadi sajian kuliner bernilai tinggi.

“Saya mengapresiasi bahwa adik-adik kita para pelajar di SMK PGRI 2 Kudus ini memiliki kreatifitas dan kompetensi yang luar biasa di bidang kuliner. Mereka sudah lebih dulu melihat potensi dan mau mengeksplorasi sorgum untuk diolah menjadi berbagai macam sajian yang menurut saya rasanya enak dan punya nilai jual. Saya kira ini patut menjadi contoh, khususnya untuk sekolah-sekolah yang memiliki jurusan yang sama dan bahkan juga para pelaku usaha kuliner lainnya. Jadi, ayo makan sorgum,” kata Moeldoko. 

Kehadiran Moeldoko tersebut bertepatan dengan kegiatan Festival Sorgum yang digelar di SMK PGRI 2 Kudus. Kegiatan ini antara lain diisi dengan kegiatan memasak yang diikuti oleh siswa kelas X hingga XII di SMK PGRI 2 Kudus dan dibagi dalam delapan kelompok beranggotakan 2 orang. Setiap kelompok mengolah delapan jenis masakan berbeda dengan bahan dasar sorgum, yaitu bakwan jagung, nasi goreng, pisang goreng, bubur sumsum, cocogum (kukis), brownies tipis, lemon cupcake, dan muffin pisang. 

Kedelapan jenis masakan tersebut kemudian dicicipi dan dinilai oleh Moeldoko bersama dengan beberapa influencer di bidang kuliner, salah satunya Farida Nurhan. Moeldoko menikmati beragam sajian sorgum ini dengan konsep ala fine dining di teaching factory SMK PGRI 2 Kudus yaitu Jiva Bestari. Hasilnya ia mengakui semua jenis kuliner sorgum kreasi pelajar SMK PGRI 2 Kudus punya rasa yang enak dan akan mudah disukai oleh masyarakat Indonesia.

Salah satu pelajar SMK PGRI 2 Kudus yang mengikuti Festival Sorgum, M. Fauz Gamel, mengatakan, ia sangat senang saat terlibat dalam dalam proses kreatif pengolahan sajian makanan berbahan sorgum dan merasa sangat tertantang dengan kegiatan ini.

"Sebagai pelajar SMK yang memiliki keterampilan di bidang kuliner, kami merasa harus terlibat dan ikut mendukung program Presiden Jokowi dalam memanfaatkan sorgum sebagai pangan alternatif. Saya juga sangat bangga karena nasi goreng sorgum yang saya olah dinilai enak dan banyak yang suka. Harapannya saya memperkenalkan sorgum lewat sajian ini kepada masyarakat,” ujar dia.

Dalam proses pengolahan sorgum, SMK PGRI 2 Kudus yang merupakan binaan Djarum Foundation ini juga berkolaborasi dengan perkumpulan Aku Cinta Makanan Indonesia (ACMI) sebagai konsultan pengembangan bahan pangan lokal. ACMI bersama para staf pengajar SMK PGRI 2 Kudus memberikan arahan dan pendampingan kepada para siswa agar mampu memahami karakteristik sorgum serta mengolahnya menjadi sajian dengan cita rasa dan kualitas terbaik. 

"Tepung sorgum memiliki sifat gluten free jadi membutuhkan waktu lebih lama untuk menyatukan adonannya. Tetapi tepung sorgum ini memiliki indeks glikemik rendah sehingga sangat cocok digunakan oleh penderita diabetes, selain itu sorgum juga memiliki serat yang tinggi. Jadi sebenarnya sorgum sangat memiliki banyak manfaat namun belum banyak masyarakat yang mengetahui,”  kata ketua komunitas Aku Cinta Masakan Indonesia (ACMI) Santhi Serad.

 

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA