Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Buronan Saudi Ledakkan Diri Sendiri di Kota Jeddah

Jumat 12 Aug 2022 23:37 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Police line

Police line

Foto: Wikipedia
Buronan meledakkan diri saat petugas hendak menangkapnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Seorang buronan Arab Saudi, melakukan bunuh diri dengan meledakkan dirinya sendiri ketika petugas keamanan hendak menangkapnya pada Rabu (10/8/2022) malam. Peristiwa ini dikonfirmasi juru bicara resmi Kepresidenan Keamanan Negara dalam sebuah pernyataan, Jumat (12/8/2022).

Warga negara Saudi, yang merupakan buronan, Abdullah bin Zayed Abdul Rahman Al-Bakri Al-Shehri tewas di tempat karena meledakkan dirinya dengan alat peledak. Sementara satu warga Pakistan dan tiga petugas keamanan menderita berbagai luka akibat ledakan tersebut. Petugas yang terluka dan warga Pakistan dipindahkan ke rumah sakit setempat di mana mereka menerima perawatan yang diperlukan.

Baca Juga

Dilansir dari Saudi Gazette, Jumat (12/8/2022), Juru bicara keamanan mengatakan Al-Shehri adalah salah satu dari sembilan orang dalam daftar pencarian yang diumumkan pada 31 Januari 2016, oleh otoritas Saudi.

Al-Shehri terlihat di lingkungan Al-Samer Jeddah para Rabu sekitar pukul 10:00 malam. Pejabat yang berwenang di Kepresidenan Keamanan Negara melacaknya setelah menenun jaring keamanan.

Ketika petugas bersiap untuk menangkapnya, pria itu meledakkan dirinya dengan sabuk peledak yang dia kenakan. Kepresidenan Keamanan Negara kemudian menegaskan kembali tekadnya untuk menghadapi siapa pun yang mencoba merusak keamanan dan stabilitas warga dan penduduk di wilayah Arab Saudi.

Pada 2017 lalu di Jeddah juga pernah terjadi bom bunuh diri. Dua pelaku bom bunuh diri yang merupakan anggota ISIS meledakkan diri di Jeddah saat melawan pasukan keamanan Arab Saudi. Kedua pria itu meledakkan diri saat pasukan keamanan mengepung sebuah rumah di Jeddah. Alkhaledi kurnialam

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA