Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

PSG Akhiri Ketertarikan pada Marcus Rashford

Jumat 12 Aug 2022 16:43 WIB

Red: Endro Yuwanto

Penyerang Manchester United (MU) Marcus Rashford. Klub Prancis Paris Saint-Germain (PSG) dikabarkan sempat tertarik meminang Rashford.

Penyerang Manchester United (MU) Marcus Rashford. Klub Prancis Paris Saint-Germain (PSG) dikabarkan sempat tertarik meminang Rashford.

Foto: DOK REPUBLIKA
Sejauh ini PSG telah mendatangkan beberapa pemain anyar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Paris Saint-Germain (PSG) dikabarkan telah menyudahi ketertarikan terhadap penyerang Manchester United Marcus Rashford pada bursa transfer pemain musim panas ini. Dikutip dari Sky Sports, Jumat (12/8/2022), PSG sebelumnya berusaha untuk mendatangkan penyerang anyar bulan ini, namun pada fase ini gagal untuk melanjutkan ketertarikan terhadap Rashford.

Dikabarkan pada pekan lalu perwakilan Rashford telah berbicara dengan pihak PSG. Namun saat ini Les Parisiens enggan melanjutkan proses negosiasi.

Baca Juga

Di sisi lain, Manchester United santai dengan situasi ini karena Rashford telah menyatakan komitmennya terhadap the Red Devils dan masih memiliki dua tahun kontrak di Old Trafford serta opsi perpanjangan satu tahun.

Sejauh ini PSG telah mendatangkan beberapa pemain anyar seperti Renato Sanches, Vitinha, dan Hugo Ekitike. Selain itu, PSG juga semakin dekat untuk mendaratkan gelandang Fabian Ruiz dari Napoli.

Selanjutnya langkah PSG dalam mendatangkan pemain anyar akan tergantung dari kepergian beberapa pemain dari Parc des Princes pada bursa transfer musim panas ini.

Pelatih PSG Christophe Galtier mengatakan, timnya pada bursa transfer musim panas ini membutuhkan penyerang anyar, meski telah memiliki pemain sekaliber Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe.

"Ya, kami menginginkan kedatangan penyerang anyar. Klub bekerja keras. Saya ulangi lagi bahwa saya berada kontak langsung dengan Luis Campos (penasihat sepak bola PSG) dalam hal itu dan bahwa dia berada dalam kontak langsung dengan manajemen dan presiden kami," jelas Galtier. "Kami tidak bisa membuat kesalahan."

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA