Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Sebanyak 79 Persen Bahan Baku Vaksin Covid-19 Indonesia Berasal dari Dalam Negeri

Kamis 11 Aug 2022 21:26 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Nora Azizah

Bahan baku vaksin Covid-19 dalam negeri mampu bersaing dengan buatan luar negeri.

Bahan baku vaksin Covid-19 dalam negeri mampu bersaing dengan buatan luar negeri.

Foto: Republika
Bahan baku vaksin Covid-19 dalam negeri mampu bersaing dengan buatan luar negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Vaksin Covid-19 buatan Indonesia yang digagas oleh Bio Farma, memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 79,5 persen. Angka ini melampaui standar TKDN yang ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian, yakni sebesar 40 persen. 

Menurut Corporate Secretary & Investor Relation Bio Farma Rifa Herdian, komitmen Bio Farma untuk meningkatkan komponen dalam negeri ini, sejalan dengan program Kementerian Perindustrian RI yaitu Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas industri nasional. TKDN ini, kata dia, merupakan salah satu upaya dari pemerintah, untuk menguatkan struktur industri dalam negeri dan mengurangi ketergantungan produk impor. 

Baca Juga

Bagi industri farmasi, dasar hukum dan ketentuan komponen TKDN, berdasarkan pada Instruksi Presiden No 6 Tahun 2016  Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan dan Peraturan Menteri Perindustrian no 16 Tahun 2020 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Produk Farmasi. Menurutnya, perhitungan TKDN untuk Industri Farmasi, berdasarkan pada self-assessment process base (berbasi pada proses pembuatan vaksin), vaksin Covid-19, memberikan hasil sebesar 79,50 persen.

“Berdasarkan Self-assessment Vaksin Covid-19 Indonesia ini, berdasarkan pada Bahan Baku, Penelitian dan Pengembangan, Proses Produksi, dan proses pengemasan. Berdasarkan perhitungan, Vaksin ini memberikan angka 79,5 perse , jauh diatas angka TKDN Standar yakni 40 persen”, ujar Rifa, Kamis (11/8/2022).

Rifa mengatakan, diharapkan dengan tingginya komponen dalam negeri untuk vaksin Covid-19 Indonesia ini, memberi arti bahwa bangsa Indonesia mampu dan memiliki kompetensi yang tidak kalah dengan negara maju dalam pembuatan vaksin Covid-19. Bahkan Indonesia akan menjadi negara ke-6 di dunia yang mampu memproduksi sendiri vaksin Covid-19.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA