Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Sebanyak 14 Orang Tenggelam dalam Sepekan di Arab Saudi, Termasuk Dosen Ummul Qura

Jumat 12 Aug 2022 00:20 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi warga tenggelam di Arab Saudi. Arab Saudi menghadapi terjangan cuaca ekstrem beberapa pekan terakhir

Ilustrasi warga tenggelam di Arab Saudi. Arab Saudi menghadapi terjangan cuaca ekstrem beberapa pekan terakhir

Foto: pixabay
Arab Saudi menghadapi terjangan cuaca ekstrem beberapa pekan terakhir

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH — Arab Saudi telah melaporkan peningkatan yang mengkhawatirkan dalam jumlah orang yang tenggelam setelah hujan lebat yang melanda kerajaan selama beberapa hari terakhir.

Menurut laporan media, setidaknya 14 orang telah tenggelam di seluruh Kerajaan dalam waktu kurang dari sepekan. 

Baca Juga

Dilansir dari Gulf News, Kamis (11/8/2022), kegubernuran Al Hinakiyah, empat dari enam warga Arab Saudi dilaporkan meninggal saat mencoba menyelamatkan teman mereka yang jatuh ke dalam lubang. Mereka dikabarkan sedang mengunjungi sebuah lembah untuk menikmati cuaca saat kejadian tragis itu terjadi.

Sementara itu, seorang dokter wanita Arab Saudi dan temannya tenggelam saat mencoba menyelamatkan dua gadis yang tenggelam di pantai Jeddah Sabtu lalu.

Konsultan dokter kandungan dan ginekolog di National Guard Hospital di Riyadh, Afaf Felimban dan rekannya Lina Tahar, meninggal saat mencoba menyelamatkan nyawa dua gadis.

Dokter dan temannya sedang berada di Jeddah Corniche ketika mereka melihat dua wanita muda berjuang untuk hidup saat ombak besar hampir menenggelamkan mereka. 

Dr Mohammed Felimban, keponakan dari Dr Afaf, mengatakan bibinya tiba di Jeddah pada hari Kamis untuk menghabiskan akhir pekan dengan anggota keluarga. 

Dia mengatakan sejumlah besar orang berkumpul di pemakaman untuk pemakamannya. 

Komunitas medis juga berduka atas kematian Dr Afaf, memuji keterampilan profesionalnya, dedikasinya, dan perilakunya yang patut diteladani dengan pasien dan rekan-rekannya. 

Banyak rekan dari komunitas medis berduka atas kepergian Dr Afaf dan berbicara tentang segala kebaikannya selama hidup.

“Afaf meninggal ketika dia memimpin pemberian dan amal, seperti biasa, untuk menyelamatkan dua anak dari tenggelam, bersama dengan temannya Lina. Saya memohon kepada Tuhan untuk menerima mereka sebagai syuhada dan memberikan kesabaran dan penghiburan kepada semua anggota keluarga mereka,” ujar Dr Suleiman Al Quwaifli.

Sementara itu, tiga anak dan satu pemuda tenggelam dalam dua kecelakaan terpisah di Provinsi Thar dan Habouna di wilayah selatan Najran Selasa lalu.

Emir Najran Pangeran Jalawi bin Abdul Aziz bin Musaed memerintahkan penyelidikan atas insiden tragis tersebut. Dia menindaklanjuti rincian keadaan yang menyebabkan insiden tenggelam.

Juga di Jeddah, seorang profesor universitas di Arab Saudi meninggal ketika mencoba menyelamatkan putranya dari tenggelam. 

Menurut surat kabar Okaz, Dr Hussein Mohammad Al Habashi, seorang anggota fakultas di Universitas Umm Al Qura, sedang dalam perjalanan bersama keluarganya selama kecelakaan itu. 

 

Sumber: gulfnews  

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA