Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Kasus Covid-19 di Sulut Naik, Satgas Ajak Warga Perketat Prokes

Kamis 11 Aug 2022 15:58 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Kasus Covid-19 di Sulawesi Utara bertambah. Untuk itu, Satgas meminta warga memperketat protokol kesehatan (prokes). (ilustrasi)

Kasus Covid-19 di Sulawesi Utara bertambah. Untuk itu, Satgas meminta warga memperketat protokol kesehatan (prokes). (ilustrasi)

Foto: republika
Ada 26 kasus Covid-19 baru harian di Sulut atau lebih banyak dari periode sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sulawesi Utara, dr Gysje Pontororing, mengajak warga disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes). Hal ini perlu dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di provinsi tersebut.

"Disiplin masyarakat menerapkan prokes mulai longgar," kata dr Gysje di Manado, Kamis (11/8/2022).

Baca Juga

Analisa lainnya dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulut yang menyebabkan Covid-19 melonjak signifikan adalah cakupan vaksinasi belum optimal. "Kami terus mendorong masyarakat disiplin menerapkan prokes di dalamnya menggunakan masker ketika melakukan aktivitas. Begitupun dengan vaksinasi, warga diajak segera mendatangi pusat layanan kesehatan yang menyediakan vaksin Covid-19," katanya.

Sulut ketambahan sebanyak 26 kasus baru harian atau lebih banyak dibandingkan dengan periode sebelumnya di bulan Juli yakni 23 kasus. "Akumulasi warga Sulut yang terkonfirmasi positif Covid-19 meningkat menjadi 51.592 orang," ujar dr Gysje.

Sementara itu, kasus sembuh mencapai 50.247 orang (bertambah satu) dengan angka kesembuhan mencapai 97,39 persen. Warga yang dilaporkan meninggal sebanyak 1.171 orang dengan angka angka kematian (Case Fatality Rate) sebesar 2,27 persen.

Warga yang sementara mendapatkan perawatan di rumah sakit rujukan karena positif Covid-19 kasus aktif) meningkat menjadi 174 orang atau sebesar 0,34 persen.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA