Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Pakar Sarankan tak Pesan Kamar Hotel di Atas Lantai Empat Maupun Lantai Dasar, Kenapa?

Kamis 11 Aug 2022 03:00 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

Kamar hotel. Menurut penulis buku Travel Survival Guide, Lloyd Figgins, pelancong sebaiknya tidak memesan kamar hotel di lantai atas atau lantai dasar demi alasan keamanan.

Kamar hotel. Menurut penulis buku Travel Survival Guide, Lloyd Figgins, pelancong sebaiknya tidak memesan kamar hotel di lantai atas atau lantai dasar demi alasan keamanan.

Foto: Reiny Dwinanda/Republika
Menurut pakar pelesiran, kamar hotel di lantai tiga adalah yang terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Biasanya, ketika memesan kamar hotel, orang cenderung mengutamakan pemandangan hingga memilih lantai yang lebih tinggi. Sebaliknya, menurut pakar pelesiran asal Inggris, Lloyd Figgins, para pelancong sebaiknya menghindari memesan kamar hotel di atas lantai empat maupun kamar di bawah lantai dua.

Mengapa? Menurut Figgins, kamar di lantai tiga adalah pilihan terbaik karena dua alasan keamanan. Pertama, lantai tiga dinilai aman ketika terjadi kebakaran.

Baca Juga

Jika alarm berbunyi dan lift tak bisa digunakan, pintu darurat menjadi satu-satunya jalan keluar untuk meninggalkan hotel. Sementara itu, tangga pemadam kebakaran jarang mencapai di atas lantai empat.

"Selalu ada baiknya berjalan di rute tangga darurat, dan menghitung jumlah pintu antara kamar dan tangga darurat. Pastikan Anda tinggal di antara lantai dua dan empat hotel karena tangga pemadam kebakaran jarang mencapai di atas lantai empat," kata Figgins, seperti dilansir The Sun, Rabu (10/8/2022).

Sementara itu, Figgins menilai kamar di bawah lantai dua rawan karena kerap menjadi target pencurian. Bahkan, untuk ekstra waspada terhadap pencurian, penulis Travel Survival Guide itu juga menyarankan agar pelancong tak memberitahukan nomor kamar mereka secara keras saat berada di dalam hotel.

"Hotel menarik penjahat karena ada banyak orang dengan barang-barang berharga atau barang-barang lainnya di kamar, dan ketika mereka menguping nomor kamar Anda, mereka akan tahu kamar itu sedang kosong atau tidak, dan mereka bisa saja masuk ke kamar dengan berpura-pura jadi staf," jelas dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA