Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Kremlin: Tak Ada Alasan untuk Putin Bertemu Zelenskyy

Senin 08 Aug 2022 18:04 WIB

Red: Friska Yolandha

 Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin di Moskow, pada 26 April 2022, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Kyiv, Ukraina, pada 8 Mei 2022. Perang yang tak berkesudahan dan tidak dapat dimenangkan di Eropa? Itulah yang ditakuti dan dikuatkan oleh para pemimpin NATO saat perang Rusia di Ukraina memasuki bulan ketiga dengan sedikit tanda kemenangan militer yang menentukan bagi kedua pihak, dan tidak ada resolusi yang terlihat.

Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin di Moskow, pada 26 April 2022, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Kyiv, Ukraina, pada 8 Mei 2022. Perang yang tak berkesudahan dan tidak dapat dimenangkan di Eropa? Itulah yang ditakuti dan dikuatkan oleh para pemimpin NATO saat perang Rusia di Ukraina memasuki bulan ketiga dengan sedikit tanda kemenangan militer yang menentukan bagi kedua pihak, dan tidak ada resolusi yang terlihat.

Foto: AP/AP
Putin dan Zelenskyy akan bertemu setelah negosiator menyelesaikan pekerjaan rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Kremlin pada Senin (8/8/2022) mengatakan tidak ada dasar untuk pertemuan antara presiden Rusia dan Ukraina saat ini. Menanggapi pertanyaan tentang tawaran Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk menengahi pembicaraan damai, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan melalui panggilan konferensi bahwa Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskiy hanya dapat bertemu setelah negosiator dari kedua belah pihak "melakukan pekerjaan rumah mereka".

Negosiasi antara Moskow dan Kyiv telah terhenti selama berbulan-bulan. Masing-masing pihak saling menyalahkan atas kurangnya kemajuan.

Baca Juga

"Delegasi Ukraina telah hilang dari radar, tidak ada proses negosiasi sekarang," kata Peskov, Senin.

"Untuk pertemuan antara Presiden Putin dan Zelenskiy, itu hanya mungkin setelah semua pekerjaan rumah para delegasi diselesaikan. Ini hilang, jadi tidak ada prasyarat yang diperlukan untuk pertemuan itu," tambahnya.

 

sumber : Reuters
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA