Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Tuchel Kirim Sinyal Kuat Soal Minat Chelsea Terhadap Fofana

Senin 08 Aug 2022 17:38 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Pemain belakang Leicester City, Wesley Fofana. Chelsea kini berniat memboyong Fofana ke Stamford Bridge.

Pemain belakang Leicester City, Wesley Fofana. Chelsea kini berniat memboyong Fofana ke Stamford Bridge.

Foto: AP Photo/Rui Vieira, Pool
Chelsea juga membutuhkan pemain-pemain muda untuk bisa tampil kompetitif.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Kehilangan dua bek tengah sekaligus pada akhir Juni 2022 membuat Chelsea terus berburu bek tengah anyar. Kehadiran Kalidou Koulibaly dinilai belum cukup untuk bisa meningkatkan kedalaman skuad lini belakang the Blues.

Klub asal London Barat itu pun harus gigit jari saat salah satu pemain incaran utamanya di bursa transfer justru hijrah ke klub lain. Adalah bek tengah Sevilla, Jules Kounde, yang lebih memilih merapat ke Barcelona kendati sempat disebut-sebut tinggal selangkah lagi bergabung bersama Chelsea.

Baca Juga

Bidikan Chelsea beralih ke bek tengah asal Prancis, Wesley Fofana. Kendati begitu, Leicester City selaku klub pemilik Fofana bersikeras untuk tetap mempertahankan Fofana.

The Foxes dikabarkan telah menolak dua tawaran terakhir dari the Blues. Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, mengungkapkan, profil pemain yang dibutuhkan the Blues pada saat ini. Kehadiran pemain-pemain muda, lanjut Tuchel, menjadi salah satu cara buat Chelsea untuk bisa terus bertahan di level tertinggi pada masa mendatang.

''Kami juga mesti memastikan hadirnya generasi baru yang akan menjadi andalan tim ini pada masa mendatang. Pemain-pemain yang ada di tim ini sudah cukup kuat, dan kami percaya pada kemampuan mereka. Namun, harus ada keseimbangan. Saya rasa, itu dibutuhkan untuk menjawab tantangan di olahraga ini,'' kata Tuchel seperti dikutip Metro, Senin (8/8/2022).

Selain pengalaman yang telah dimiliki pemain-pemain senior, Chelsea juga membutuhkan pemain-pemain muda untuk bisa tampil kompetitif dan bersaing di atas lapangan. Tempo dan kecepatan, ujar Tuchel, menjadi salah satu isu dan tantangan di pentas sepak bola modern.

''Itu menjadi permintaan dari olahraga ini. Anda harus bisa memenangi duel satu lawan satu, begitu pula dengan kecepatan untuk bisa menutup ruang di lini belakang ,'' kata eks pelatih Paris Saint-Germain (PSG) tersebut.

Profil pemain yang diungkapkan Tuchel ini sepertinya tidak jauh berbeda dengan profil yang dimiliki Fofana. Mantan bek tengah Saint Ettiene itu baru menginjak usia 21 tahun. Apabila dibandingkan dengan Kounde, usia Fofana hanya terpaut dua tahun.

Tidak hanya itu, Fofana juga dinilai sudah mampu bersaing untuk tampil di level tertinggi. Dalam usia 21 tahun, Fofana memiliki potensi untuk bisa menjadi salah satu bek tengah yang diperhitungkan pada masa mendatang.

Atas alasan itu pula, the Foxes agaknya terus menolak melepas pemain yang mulai merumput di Liga Primer Inggris pada musim 2020/2021 tersebut. Namun, Chelsea belum menyerah untuk bisa membujuk the Foxes, termasuk dengan kemungkinan menggolontorkan dana transfer mencapai 85 juta poundsterling.

Dengan nilai transfer ini, Fofana berpotensi sebagai pemain bertahan termahal sejagat. Sementara buat the Foxes, gelontoran dana segar ini dapat sedikit membantu kondisi keuangan klub yang dikabarkan tengah mengalami krisis.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA