Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Legenda Persib Bandung Beri Saran Timnya Segera Bangun Kekompakan

Senin 08 Aug 2022 16:11 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.

Foto: Dok. Persib Bandung
Yudi Guntara paham Persib belum menurunkan skuad terbaiknya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung kini bertengger di papan bawah kompetisi Liga 1 2022/2023 setelah dikalahkan Borneo FC 1-4. Atas hasil tersebut, Bobotoh pun menunjukkan kekecewaannya pada tim.

Legenda Persib, Yudi Guntara, paham atas kekecewaan Bobotoh tersebut. Menurutnya, pelatih Persib Robert Rene Alberts yang sudah bergabung dengan tim sejak 2019 ini harusnya paham dengan keinginan Bobotoh.

Baca Juga

"Jadi sekarang apalagi sudah beberapa pertandingan, ya tentunya menurut saya wajar juga Bobotoh ingin menang, walau bagaimanapun ada keinginan Bobotoh pelatih Robert out," kata Yudi, dilansir laman resmi klub, Senin (8/8/2022).

Yudi paham Persib belum menurunkan skuad terbaiknya karena banyaknya pemain cedera. Namun bukan berarti kehilangan beberapa pemain inti itu menjadi alasan Persib kehilangan banyak poin.

"Saya sudah menyampaikan bahwa skuad Persib saat ini kedalamannya sangat bagus, cuma bagaimana sekarang pelatih membentuk atau membangun kekompakan tim," kata Yudi.

Yudi menyebut kunci kesuksesan sebuah tim adalah kekompakan. Menurutnya, Persib lebih bermain secara individu yang bisa berpengaruh pada para pemain.

"Bermain secara individu itu akan membuat pemain kekalahan, kalau kelelahan akan rentan cedera, terbukti kan sudah terjadi pada Ciro, Beckham, David, Henhen, dan juga Victor Igbonefo," kata Yudi.

Namun Yudi menilai desakan untuk pelatih mundur masih terlalu dini. Apalagi dengan kondisi tim yang belum lengkap tentu Persib belum memperlihatkan kekuatan terbaiknya.

"Kalau saya sebagai pelatih saya akan memasang pemain terbaik karena tuntutan Bobotoh sangat tinggi. Persib tim besar dan dituntut untuk bisa tampil maksimal dalam arti selalu menang," jelas Yudi. "Kalau suruh mundur sih menurut saya terlalu dini, cuma kembali lagi pada manajemen."

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA