Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

MU Terkapar di Old Trafford, Dalot Sindir Soal Mudahnya Pertahan Dihancurkan Serangan Bali

Senin 08 Aug 2022 14:02 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pascal Gross dari Brighton, tengah, mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Brighton di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Ahad, 7 Agustus 2022.

Pascal Gross dari Brighton, tengah, mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Brighton di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Ahad, 7 Agustus 2022.

Foto: AP/Dave Thompson
MU tak berkembang setelah kebobolan gol serangan balik.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTSER -- Diogo Dalot memperingatkan rekan-rekan setimnya di Manchester United (MU) bahwa mereka harus meningkat setelah kekalahan laga pembuka melawan Brighton & Hove Albion 1-2 di Old Trafford, Ahad (7/8/2022). Kiprah Erik ten Hag sebagai pelatih MU tidak dimulai dengan awal yang baik seperti yang dia harapkan.

Pascal Gross menciptakan kedua gol untuk memberi kemenangan bagi Brighton, yang mereka peroleh dengan baik saat Manchester United tampak seperti tim yang berbeda dengan yang telah membuat kemajuan yang stabil di pramusim.  

Baca Juga

Gol bunuh diri Alexis Mac Allister memang memberikan secercah harapan tetapi MU tidak mampu menciptakan peluang yang lebih jelas ketika Brighton mengawal pertandingan dengan lebih baik. Jadwal pertandingan juga tidak menjadi lebih mudah bagi MU, dengan perjalanan ke Brentford berikutnya sebelum Liverpool melakukan perjalanan ke Manchester.

Dalot mengatakan, timnya harus menganalisis apa yang salah pada laga tersebut dan bekerja keras untuk menjadi lebih baik. Ia mengakui timnya tampil buruk terutama di 45 menit pertama. Tapi Setan Merah juga mampu menciptakan beberapa peluang di babak kedua, meskipun itu tidak cukup. 

"Kita perlu melihat sisi positifnya. Kami masih memiliki beberapa (peluang), khususnya babak kedua, dengan beberapa permainan bagus tetapi kami perlu melakukan ini selama 90 menit, bukan hanya 45 menit dan mencoba melakukannya di pertandingan berikutnya," kata Dalot dikutip dari Manchester Evening News, Senin (8/8/2022).

Pemain berusia 23 tahun itu melihat timnya seharusnya bisa menghentikan beberapa serangan balik mereka sehingga tidak membiarkan lawan bermain terlalu bebas dan bahkan bisa leluasa memainkan bola di lini belakang. Menurut Dalot, ini menjadi salah satu evaluasi untuk pertandingan yang akan datang.

"Jelas ini pertandingan pertama, kami masih memiliki musim yang panjang untuk dimainkan. Ini kemunduran. Kami harus bersatu, saya pikir ada kewajiban bagi kami di pertandingan berikutnya, kami yakin untuk menganalisis apa yang kami lakukan dan tidak lakukan dan mencoba untuk meningkatkan permainan berikutnya," ujarnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA