Saturday, 2 Jumadil Awwal 1444 / 26 November 2022

Asam Urat Sering Kambuh, Risiko Serangan Jantung dan Strok Makin Tinggi

Senin 08 Aug 2022 00:30 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Serangan jantung (ilustrasi). Selain dapat mengganggu kesehatan sendi, kekambuhan artritis gout yang berulang juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan strok.

Foto:
Kadar asam urat perlu dikelola dengan baik.

Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular pada penderita gout

Sebagian besar komponen risiko artritis gout berkaitan dengan faktor genetik. Hal ini berbeda dengan pandangan masyarakat yang menganggap artritis gout atau penyakit asam urat hanya disebabkan oleh pilihan gaya hidup yang buruk.

Meski artritis gout lebih banyak dipengaruhi oleh faktor genetik, ada beberapa upaya yang dinilai bisa membantu penderita artritis gout untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Sebagian di antaranya adalah menurunkan berat badan, menghindari konsumsi alkohol, dan menerapkan pola makan atau diet Mediterania untuk menurunkan kadar asam urat.

Kekambuhan akut artritis gout juga bisa diobati dengan obat antiinflamasi atau steroid. Sedangkan untuk pengobatan jangka panjang, penyakit ini bisa dikontrol lewat menjaga gaya hidup atau menggunakan obat-obatan.

Menurut American Heart Association, risiko serangan jantung dan strok juga dapat ditekan lewat menjaga berat badan yang sehat, mengonsumsi banyak buah, sayur, dan protein tanpa lemak, serta menghindari kebiasaan merokok. Risiko serangan jantung dan strok juga dapat diturunkan dengan menerapkan olahraga secara rutin.

Berjalan kaki 21 menit per hari diketahui dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 30 menit. Selain itu, kebiasaan berjalan kaki juga dapat membantu mengontrol tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA