Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

Ini Impian Kingsley Coman Jika Tinggalkan Bayern

Jumat 05 Aug 2022 08:38 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Muhammad Akbar

Bayern Munichs Kingsley Coman celebrates after scoring his teams fourth goal during the Champions League Group A soccer match between Bayern Munich and Atletico Madrid at the Allianz Arena in Munich, Germany, Wednesday, Oct. 21, 2020. (AP Photo/Matthias Schrader,Pool)

Bayern Munichs Kingsley Coman celebrates after scoring his teams fourth goal during the Champions League Group A soccer match between Bayern Munich and Atletico Madrid at the Allianz Arena in Munich, Germany, Wednesday, Oct. 21, 2020. (AP Photo/Matthias Schrader,Pool)

Foto: AP/Matthias Schrader/Pool AP
Coman baru saja memperbaharui kontrak dengan FC Bayern

REPUBLIKA.CO.ID, MUNICH -- Kingsley Coman ingin bermain di Inggris dan Spanyol pada tahap tertentu dalam kariernya. Saat ini, ia masih berkostum Bayern Muenchen.

Coman baru saja memperbaharui kontrak dengan FC Bayern. Masa tugasnya di Allianz Arena hingga lima tahun ke depan. Tepatnya sampai Juni 2027.

Sebelum menandatangani kontrak baru di Muenchen, ia sudah memikirkan Liga Primer dan La Liga. Namun pada akhirnya ia memutuskan bertahan. Sang winger tak menyesali apa yang sudah diputuskan.

"Saya ingin mencoba sesuatu yang baru, tetapi kemudian saya berbicara dengan Bayern, dan kami menemukan kesepakatan. Saya tidak berbicara tentang apa pun selain sepak bola dan ke mana kami ingin pergi bersama. Bagi saya ini opsi terbaik," kata Coman, dikutip dari Sportsmole, Jumat (5/8).

Ia siap menjalani tugas dengan penuh tanggung jawab. Eks Juventus dan Paris Saint Germain itu tak ingin mengecewakan orang-orang yang percaya padanya. Dalam hal ini, manajemen Die Roten.

Lalu mengapa ia sempat memikirkan tim lain? Tadinya Coman merasa butuh tantangan baru. Pemikiran tersebut muncul ketika kontrak lamanya bersama FC Bayern, mendekati penghujung.

"Itu antara Inggris dan Spanyol karena saya ingin mencoba sesuatu yang belum saya lakukan, jadi Prancis dan Italia, bukanlah pilihan," ujar pesepakbola 26 tahun ini.

Ia bermimpi berpetualang ke kompetisi Negeri Ratu Elisabeth karena alasan standar. Baginya, ajang tersebut merupakan liga domestik terbaik dunia. Ia juga menyukai cuaca di tanah matador.

Coman telah meraih segalanya dalam balutan kostum Bayern Muenchen. Jebolan akademi PSG itu sudah mendapatkan gelar Serie A di Juve, dan trofi Ligue 1 Prancis. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA