Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Mendag Lapor ke Jokowi Soal Harga Minyak Goreng Curah

Kamis 04 Aug 2022 16:48 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Fuji Pratiwi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (kiri) bersama Presiden Joko Widodo (kanan). Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait perkembangan harga minyak goreng curah di berbagai daerah. Ia menyebut, harga minyak goreng curah saat ini sudah mengalami penurunan di beberapa daerah.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (kiri) bersama Presiden Joko Widodo (kanan). Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait perkembangan harga minyak goreng curah di berbagai daerah. Ia menyebut, harga minyak goreng curah saat ini sudah mengalami penurunan di beberapa daerah.

Foto: Istimewa
Zulkifli menyebut, harga minyak goreng curah di beberapa daerah saat ini sudah turun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait perkembangan harga minyak goreng curah di berbagai daerah. Ia menyebut, harga minyak goreng curah saat ini sudah mengalami penurunan di beberapa daerah.

"Saya juga laporan, perintah Presiden waktu saya jadi menteri, dua bulan minyak curah minyak kemasan sederhana Rp 14 ribu. Alhamdulillah dua pekan sudah Rp 14 ribu di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan. Tinggal Papua, Sulawesi, dan Maluku," kata Zulkifli di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga

Selain soal minyak goreng curah, Zulhas juga melaporkan terkait harga Tandan Buah Segar (TBS). Sebab, pada dua pekan lalu, ia mendapatkan instruksi dari Presiden agar menaikkan harga TBS di atas Rp 2.000 per kg.

"Hari ini sebagian sudah di atas Rp 2.000 sebagian masih Rp 1.700. Saya sudah janji dalam dua pekan lagi Rp 2.000, TBS bisa di atas Rp 2.000," ujarnya.

Menurutnya, terdapat dua strategi yang akan dilakukan kementeriannya untuk menaikkan harga TBS. Yakni pertama menunda pungutan ekspor sebesar 200 dolar AS. Dengan demikian, harga TBS akan naik Rp 600.

Kedua, melakukan pengurangan pajak sebesar 230 dolar AS. "Berarti naik lagi Rp 630. Artinya harga TBS itu sekurang-kurangnya Rp 1.230 ditambah Rp 1.250 sama dengan Rp 2.480," kata dia menjelaskan.

Zulkifli menyebut, harga TBS di Riau saat inipun sudah mencapai Rp 2.100 dan di Jambi masih sekitar Rp 1.700. Ia berjanji, dalam dua pekan ke depan harga TBS akan naik hingga di atas Rp 2.000.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA