Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Great Barrier Reef Australia Tunjukkan Tutupan Karang Tertinggi dalam 36 Tahun

Kamis 04 Aug 2022 14:56 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Friska Yolandha

Great Barrier Reef Australia, terumbu karang terbesar di dunia berpotensi alami pemutihan terbesar.

Great Barrier Reef Australia, terumbu karang terbesar di dunia berpotensi alami pemutihan terbesar.

Foto: republika
UNESCO mempertimbangkan akan memasukkan Great Barrier Reef sebagai kategori bahaya.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Sebanyak dua pertiga dari Great Barrier Reef Australia menunjukkan jumlah tutupan karang terbesar dalam 36 tahun. Hanya saja, terumbu itu tetap rentan terhadap pemutihan massal yang semakin sering. 

Institut Ilmu Kelautan Australia (AIMS) dalam laporan tahunan pada Kamis (4/8/2022), pemulihan di bagian tengah dan utara terumbu yang terdaftar sebagai warisan dunia UNESCO kontras dengan wilayah selatan. Pada bagian selatan terlihat hilangnya tutupan karang karena wabah bintang laut mahkota duri.

Baca Juga

"Ini menunjukkan betapa rentannya terumbu karang terhadap gangguan akut dan parah yang berkelanjutan yang terjadi lebih sering dan berlangsung lebih lama," kata Chief Executive Officer AIMS Paul Hardisty dalam sebuah pernyataan.

Laporan itu muncul ketika UNESCO mempertimbangkan akan memasukkan Great Barrier Reef sebagai kategori dalam bahaya. Pertimbangan ini menyusul kunjungan para ahli UNESCO pada Maret. Pertemuan Komite Warisan Dunia menentukan nasib terumbu karang menjadi agenda akan diadakan di Rusia pada Juni tetapi terjadi penundaan.

Dalam ukuran kunci kesehatan terumbu, AIMS mendefinisikan tutupan karang keras lebih dari 30 persen sebagai nilai tinggi, berdasarkan survei terumbu karang jangka panjang. Di wilayah utara, rata-rata tutupan karang keras tumbuh menjadi 36 persen pada 2022 dari terendah 13 persen pada 2017.

 

sumber : Reuters
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA