Kamis 04 Aug 2022 13:43 WIB

Teleskop James Webb Tangkap Galaksi Cartwheel dalam Warna yang Menakjubkan

Galaksi Cartwheel terletak sekitar 500 juta tahun cahaya di konstelasi Sculptor.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Friska Yolandha
Galaksi Cartwheel. Sebuah gambar baru dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) mengungkapkan Galaksi Cartwheel dengan detail yang menakjubkan.
Foto: NASA
Galaksi Cartwheel. Sebuah gambar baru dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) mengungkapkan Galaksi Cartwheel dengan detail yang menakjubkan.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Sebuah gambar baru dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) mengungkapkan Galaksi Cartwheel dengan detail yang menakjubkan. Gambar itu, kata Badan Antariksa Amerika (NASA), menawarkan detail baru tentang pembentukan bintang dan lubang hitam pusat galaksi.

Digambarkan di samping dua galaksi pendamping yang lebih kecil, Galaksi Cartwheel terletak sekitar 500 juta tahun cahaya di konstelasi Sculptor. Penampilannya yang menyerupai roda gerobak adalah akibat dari tabrakan antara galaksi spiral besar dan galaksi yang lebih kecil yang tidak digambarkan.

Baca Juga

Karena cincin bagian dalam dan luar berwarna-warni mengembang dari pusat, para astronom menyebutnya “galaksi cincin”. Pada intinya adalah debu panas dan gugusan bintang.

Dilansir dari Fox News, Rabu (3/8/2022), cincin luar telah berkembang selama 440 juta tahun dan didominasi oleh pembentukan bintang dan supernova. Near-Infrared Camera (NIRCam) terlihat dalam kisaran inframerah-dekat (near-infrared) dari 0,6 hingga lima mikron.

Ia melihat panjang gelombang cahaya yang dapat mengungkapkan lebih banyak bintang. Sementara Teleskop Luar Angkasa Hubble (HST) sebelumnya telah melihat Cartwheel, debu mengaburkan pandangannya.

“NIRCam juga mengungkapkan perbedaan antara distribusi halus atau bentuk populasi bintang yang lebih tua dan debu padat di inti dibandingkan dengan bentuk gumpalan yang terkait dengan populasi bintang yang lebih muda di luarnya,” kata badan tersebut dalam rilis dengan gambar.

The Mid-Infrared Instrument (MIRI) mengungkapkan daerah di Galaksi Cartwheel yang membentuk jari-jari spiral jauh lebih menonjol.

“Pengamatan Webb menggarisbawahi bahwa Cartwheel berada dalam tahap yang sangat sementara. Galaksi, yang mungkin merupakan galaksi spiral normal seperti Bima Sakti sebelum tabrakan, akan terus berubah,”  kata NASA. “Sementara Webb memberi kita gambaran tentang keadaan Cartwheel saat ini, itu juga memberikan wawasan tentang apa yang terjadi pada galaksi ini di masa lalu dan bagaimana ia akan berkembang di masa depan.”

Gambar pertama dari observatorium internasional, termasuk tebing kosmik yang menakjubkan di Nebula Carina, dirilis bulan lalu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement