Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

Pemkab Purwakarta Dorong Pengembangan Wairausaha Batik

Kamis 04 Aug 2022 11:06 WIB

Red: Fuji Pratiwi

Seorang pengrajin batik menunjukkan kain yang telah ditorehkan lilin (malam) (ilustrasi). Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mendorong pengembangan wirausaha batik dengan membangun sebuah rumah batik di Kecamatan Plered.

Seorang pengrajin batik menunjukkan kain yang telah ditorehkan lilin (malam) (ilustrasi). Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mendorong pengembangan wirausaha batik dengan membangun sebuah rumah batik di Kecamatan Plered.

Foto: Antara/ Widodo S. Jusuf
Untuk mendorong wirausaha batik Purwakarta, sedang dibangun rumah batik di Plered.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mendorong pengembangan wirausaha batik dengan membangun sebuah rumah batik di Kecamatan Plered.

Bupati setempat Anne Ratna Mustika, di Purwakarta, Rabu (3/8/2022), mengatakan, sampai saat ini terdapat ratusan motif batik yang dikembangkan oleh masyarakat Purwakarta.

Baca Juga

"Jumlah desain motif batik saat ini ada lebih dari 200 yang diciptakan sebagai stimulasi program pengembangan batik di Purwakarta," katanya.

Di antaranya, motif air mancur Situ Buleud, motif manggis, motif maranggi, motif Waduk Jatiluhur, motif Waduk Cirata, motif ombak Cirata, dan motif bambu. Selain itu, ada juga motif Gunung Parang, motif Tajug Gede Cilodong, motif keramik, motif burung anis, motif nelayan, motif air, dan lain-lain.

Oleh karena itu, ia menyampaikan, untuk mendorong terciptanya wirausaha batik di Purwakarta, saat ini sedang dibangun rumah batik di Kecamatan Plered. Rumah batik itu, nantinya akan menjadi role model dalam mengembangkan dan mengolah cipta ragam desain yang unik dan sesuai dengan khas Purwakarta.

"Semoga dengan adanya rumah batik, masyarakat dapat mengenal batik khas Purwakarta," kata dia.

Selain sebagai upaya memperkenalkan batik khas Purwakarta, rumah batik itu juga dibangun agar batik khas Purwakarta mampu bersaing, baik ditingkat lokal, regional maupun global. Dengan demikian, diharapkan batik khas Purwakarta dapat menambah daftar panjang kekayaan kerajinan yang ada di Indonesia.

 

sumber : ANTARA
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA