Rabu 03 Aug 2022 09:09 WIB

Masyarakat Umum Bisa Ikut Upacara HUT Ke-77 RI di Gedung Grahadi

Pemprov Jatim menyiapkan 500 undangan masing-masing untuk upacara pagi dan sore hari.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Rabu (5/1).
Foto: istimewa
Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Rabu (5/1).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memberi kesempatan masyarakat umum untuk bisa mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Republik Indonesia di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya pada 17 Agustus 2022. Mereka bisa datang dengan status undangan.

"Tahun ini kami mengundang masyarakat umum, tapi tetap ada batasan jumlah undangan," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat ditemui di sela pembagian bendera Merah Putih kepada warga di Kantor Gubernur Jalan Pahlawan, Kota Surabaya, Selasa (2/8/2022).

Baca: Beri Penghargaan Khofifah, Kemendagri Canangkan Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih

Pemprov Jatim akan mengundang sebanyak 500 orang pada upacara pengibaran bendera atau pagi hari. Kemudian pada upacara penurunan bendera sore hari, juga disebar jumlah yang sama. Menurut Khofifah, teknis undangan bakal disampaikan oleh Biro Administrasi Pimpinan Jatim terkait tata cara dan pendaftaran masyarakat yang berniat mengikuti upacara di Gedung Grahadi.

"Segera kami umumkan dan masyarakat yang hadir, selain harus mendaftar terlebih dahulu, juga wajib mematuhi protokol kesehatan. Nanti dipilih 500 orang untuk pagi dan 500 orang untuk sore," ucapnya.

Khofifah membagikan bendera Merah Putih bagi warga yang belum memiliki agar bisa dikibarkan di rumah masing-masing. Pemprov Jatim menyiapkan sebanyak 77 ribu bendera dalam rangka HUT Ke-77 RI. Menurut dia, gerakan membagikan bendera tidak sekadar menyemarakkan Kemerdekaan RI, namun merupakan upaya memupuk kecintaan terhadap Merah Putih dan NKRI.

Selain itu, gerakan pembagian bendera di bulan kemerdekaan akan menjadi bagian penting membangun sinergit bagi seluruh masyarakat. "Saya rasa gerakan untuk mengibarkan bendera selama Agustus diharapkan mendorong penguatan nasionalisme," kata mantan menteri sosial tersebut.

Baca: Data Kemendagri, Realisasi Pendapatan Pemprov Jatim Tertinggi Nasional

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement