Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Menyambut Liga Inggris

Rabu 03 Aug 2022 15:05 WIB

Red: Joko Sadewo

Liga Inggris akan segera dimulai. Foto ilustrasi Erling Haaland dari Manchester City, kanan, menyundul bola melewati Virgil van Dijk dari Liverpool selama pertandingan sepak bola Community Shield FA antara Liverpool dan Manchester City di King Power Stadium di Leicester, Inggris, Sabtu, 30 Juli 2022.

Liga Inggris akan segera dimulai. Foto ilustrasi Erling Haaland dari Manchester City, kanan, menyundul bola melewati Virgil van Dijk dari Liverpool selama pertandingan sepak bola Community Shield FA antara Liverpool dan Manchester City di King Power Stadium di Leicester, Inggris, Sabtu, 30 Juli 2022.

Foto: AP/Frank Augstein
Persaingan kompetesi Liga Inggris akan tetap menarik perhatian.

Oleh : Mohammad Akbar, Jurnalis Republika

REPUBLIKA.CO.ID, Gong pembuka persaingan Liga Primer Inggris musim ini telah dimulai. Gong itu sudah ditabuh melalui laga Community Shield yang telah digelar pada Ahad (31/7) malam WIB. Tahun ini ada yang berbeda untuk tempat.

Berdasarkan tradisi sebelumnya, pertarungan yang mempertemukan juara Liga Inggris dan Piala FA biasany digelar di Stadion Wembley. Khusus tahun ini, Federasi Sepak bola Inggris (FA) sengaja memindahkan laga Community Shield ini ke Stadion King Power -- markas dari Leicester City yang tahun lalu menjadi juara Community Shield. Alasan utama pemindahan venue karena Stadion Wembley digunakan untuk laga final Piala Eropa Wanita 2022.

Untuk laga Community Shield tahun ini, Manchester City yang menjadi pemegang gelar juara Liga Inggris berhadapan dengan jawara Piala FA, Liverpool. Duel ini dimenangkan oleh Liverpool dengan skor 3-1. Gelar ini menjadi kali pertama yang diraih Liverpool sejak menjuaranya pada 2006 usai mengalahkan Chelsea.

Duel big match dari ajang Community Shield itu menjadi sinyal ketatnya pertarungan kompetisi Liga Inggris musim ini. Ini mengingat pada musim lalu, City dan Liverpool menjadi dua tim yang saling bersaing ketat untuk memastikan gelar juara Liga Inggris. Keduanya pun harus bertarung hingga laga pamungkas di pekan ke-38. City mampu melakukan comeback epik usai mengalahkan Aston Villa di Etihad Stadion.

Saat berlaga di Community Shield ini, Liverpool dan City kembali lagi menunjukkan persaingan secara ketat melalui permainan sepak bola yang saling menyerang. Dari laga tersebut, setidaknya perhatian pecinta sepak bola tertuju pada nama-nama baru yang menghiasi kedua tim. Di antara pemain baru dari masing-masing tim, fokus perhatian sebenarnya lebih tertuju pada sosok Erling Haaland dan Darwin Nunez. Keduanya memiliki postur cukup jangkung.

Haaland merupakan bomber anyar yang didatangkan City dari Borussia Dortmund. Nama ini menjadi salah satu predator di mulut gawang yang banyak diincar oleh sejumlah klub Eropa. Namun Halaand memilih untuk melanjutkan kariernya di bawah asuhan Pep Guardiola. Sayangnya, saat tampil di laga Community Shield ini, pemain berusia 22 tahun dan berkewarganegaraan Inggris ini masih belum mampu menunjukkan performa terbaiknya. Bahkan, ia pun sempat membuang kesempatan emas untuk membobol gawang Liverpool ketika bola yang ditendangnya hanya membentur mistar bagian atas. Secara umum, penampilan Halaand juga belum terlalu trengginas dibandingkan para seniornya di City.

Sebaliknya dari kubu Liverpool, pelatih Juergen Klopp mampu menyemburkan senyuman bahagia usai melihat aksi Darwin Nunez. Pemain yang diboyong dari Benfica dengan banderol 85 juta poundsterling atau setara Rp1,5 triliun itu langsung membuktikan dirinya di lapangan. Agresivitas pergerakan yang dimiliki pemain berusia 23 tahun di sektor pertahanan City dibuktikan dengan gol krusial yang membuat Liverpool juara Community Shield.

Terlepas dari semua yang sudah disuguhkan oleh City dan Liverpool, sejatinya persaingan kompetesi Liga Inggris akan tetap menarik perhatian. Jika City dan Liverpool sudah menunjukkan pesaing besar meraih kampium Liga Inggris musim ini, maka perlu juga dilirik persaingan yang bakal muncul dari Manchester United, Arsenal, Chelsea dan Tottenham Hotspur. Dari empat klub tersebut, maka perhatian pecinta sepak bola Inggris rasanya tidak berlebihan untuk menaruh perhatiannya pada MU. Hadirnya sosok pelatih Erik Ten Hag di Old Trafford rasanya memberikan harapan besar untuk mengembalikan muruah MU menjadi tim besar yang bisa menjadi kompetitor juara Liga Inggris musim ini.

Jadi, nantikan saja persaingan para petarung lapangan hijau ini. Kick off yang akan digelar pada 6 Agustus nanti, rasanya akan tetap menyuguhkan persaingan yang ketat dari setiap tim. Jadi siapkan saja waktu untuk menyambut pesta sepak bola dari kompetisi bergengsi di Eropa ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA