Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Total Korban Meninggal Kecelakaan Odong-odong di Serang Jadi 10 Orang  

Ahad 31 Jul 2022 10:03 WIB

Rep: Eva Rianti   / Red: Nashih Nashrullah

Polisi memeriksa odong-odong yang ringsek tertabrak kereta api jurusan Merak-Rangkasbitung di Kampung Silebu Mesjid, Kragilan, Serang, Banten, Selasa (26/7/2022). Insiden yang terjadi di perlintasan tanpa palang pintu tersebut menewaskan sembilan orang penumpang odong-odong, yang terdiri dari tujuh orang dewasa dan dua anak-anak.

Polisi memeriksa odong-odong yang ringsek tertabrak kereta api jurusan Merak-Rangkasbitung di Kampung Silebu Mesjid, Kragilan, Serang, Banten, Selasa (26/7/2022). Insiden yang terjadi di perlintasan tanpa palang pintu tersebut menewaskan sembilan orang penumpang odong-odong, yang terdiri dari tujuh orang dewasa dan dua anak-anak.

Foto: ANTARA/Asep Fathulrahman
Sopir odong-odong ditetapkan tersangka dalam kecelakaan di Serang

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG – Jumlah korban jiwa atas insiden kecelakaan kendaraan odong-odong tertabrak kereta di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten dikabarkan bertambah. Polisi mencatat, korban meninggal dunia menjadi 10 orang dari sebelumnya sembilan orang. 

"Dari 33 penumpang odong-odong, korban meninggal dunia bertambah menjadi 10 orang dan 23 penumpang lainnya terluka baik berat maupun ringan," ujar Kasi Humas Polres Serang Iptu Dedi Jumhaedi dalam keterangannya, Sabtu (30/7/2022).  

Baca Juga

Dedi mengatakan, satu korban tambahan yakni Putri Qaila Septiana, bocah berusia 2 tahun. Korban meninggal dunia pada Jumat (29/7/2022) sekitar pukul 20.00 WIB di RS Hermina, Serang. 

Dedi menyebut, korban mengalami luka berat pada bagian kepala pascakecelakaan odong-odong di perlintasan kereta api di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Serang pada Selasa (26/7/2022). 

"Pascakecelakaan, korban sempat dirawat di RS Hermina Serang selama empat hari dan mendapatkan tindakan berupa kraniatomi atau operasi untuk mengangkat gumpalan darah dari kepala oleh tim dokter RS Hermina Serang," jelasnya.

Diketahui, kecelakaan lalu lintas kereta api menabrak kendaraan odong-odong terjadi di lintasan kereta api, Kampung Silebu Toples, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (26/7/2022) sekira pukul 11.30 WIB. Pada hari itu dikabarkan sembilan orang meninggal dunia, tiga diantaranya anak-anak. 

Pihak kepolisian telah menetapkan sopir odong-odong berinisial JL (27) sebagai tersangka pada Rabu (27/7/2022). JL dijerat Pasal 310 ayat 2, 3, dan 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang kelalaian berkendara yang akibat laka lantas hingga orang meninggal dunia dan luka dengan pidana ancaman enam tahun dan denda maksimal Rp12 juta. Sementara itu, Pemerintah Daerah setempat bakal membuat Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang kendaraan odong-odong. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA