Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Kota Mataram Targetkan 7.000 Tenaga Kesehatan Dibooster Kedua

Sabtu 30 Jul 2022 08:19 WIB

Red: Nora Azizah

Stok vaksin untuk booster kedua di Kota Mataram saat ini mencapai 5.000 dosis.

Stok vaksin untuk booster kedua di Kota Mataram saat ini mencapai 5.000 dosis.

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Stok vaksin untuk booster kedua di Kota Mataram saat ini mencapai 5.000 dosis.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan, sekitar 7.000 tenaga kesehatan (nakes) di Kota Mataram akan mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis keempat atau booster dosis kedua untuk meningkatkan antibodi. Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram HM Carnoto di Mataram, Jumat (29/7/2022), mengatakan, pemberian vaksin dosis keempat kepada nakes tersebut sesuai dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan per tanggal 28 Juli 2022.

"Jadi sebenarnya hari ini nakes sudah mulai di booster tahap dua," katanya.

Baca Juga

Akan tetapi, lanjutnya, karena suratnya baru hari ini disebar ke puskesmas, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan lainnya, kemungkinan pemberian vaksin dosis keempat dilaksanakan minggu depan. "Tapi kalau ada nakes yang ingin melakukan vaksinasi dosis keempat, dipersilakan langsung di faskes masing-masing. Jenis vaksin dosis keempat ini menggunakan stok yang ada yakni Sinovac," katanya.

Menurutnya, pemberian vaksin dosis keempat bagi tenaga kesehatan ini sebagai langkah antisipasi karena adanya tren peningkatan kasus baru COVID-19. Namun demikian, masyarakat yang belum melakukan vaksinasi dosis pertama, kedua, dan ketiga masih tetap bisa mendapatkan vaksinasi secara gratis di 11 puskesmas dan fasilitas kesehatan pemerintah lainnya.

Untuk ketersediaan stok vaksin, sejauh ini tidak ada masalah sebab data Dinkes Mataram sebelumnya menyebutkan, stok vaksin di Dinkes mencapai sekitar 5.000 dosis.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA