Kamis 28 Jul 2022 16:27 WIB

Pemkab Bangka Salurkan Bantuan Bibit Cabai

Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu meningkatkan produksi panen cabai.

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Petani menanam bibit cabai rawit (ilustrasi). Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi kepulauan Bangka Belitung, menyalurkan bantuan bibit cabai sebanyak 240 bungkus melalui kelompok tani untuk membantu meningkatkan produksi panen.
Foto: ANTARA FOTO/Basri Marzuki
Petani menanam bibit cabai rawit (ilustrasi). Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi kepulauan Bangka Belitung, menyalurkan bantuan bibit cabai sebanyak 240 bungkus melalui kelompok tani untuk membantu meningkatkan produksi panen.

REPUBLIKA.CO.ID, SUNGAILIAT -- Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi kepulauan Bangka Belitung, menyalurkan bantuan bibit cabai sebanyak 240 bungkus melalui kelompok tani untuk membantu meningkatkan produksi panen.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Cik Ona di Sungailiat, Kamis (28/7/2022), mengatakan, bantuan bibit cabai sebanyak 240 bungkus disalurkan melalui kelompok tani untuk area seluas 20 hektare. "Bantuan bibit cabai sebanyak itu bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah Kabupaten Bangka tahun 2022," jelas Cik Ona.

Baca Juga

Dia mengatakan, bantuan tersebut disalurkan ke kelompok tani di Kecamatan Merawang, Kecamatan Bakam, Puding Besar, Kecamatan Pemali dan Kecamatan Sungialiat. Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu meningkatkan produksi panen cabai di tingkat petani di mana jenis tanaman ini cukup diminati karena harga jual relatif tinggi.

Tercatat total luas tanaman cabai di Kabupaten Bangka sampai Juli 2022 mencapai 85,43 hektare cabai rawit, cabai keriting seluas 47,08 hektare, dan cabai besar seluas 13,35 hektare dengan kemampuan produksi ditargetkan mencapai 4.150 ton. Puluhan hektare area tanaman cabai tersebut kata dia, merupakan lahan baru dibuka oleh petani dan ada juga lahan lama.

Selain tanaman cabai, kata Cik Ona, petani di daerahnya sedang mengembangkan tanaman sayuran yang mencapai luas lima hektare dan pengembangan tanaman bawang merah seluas tiga sampai lima hektare.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement