Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Vaksin AstraZeneca Diklaim Cegah 90 Ribu Kematian di Indonesia

Kamis 28 Jul 2022 05:44 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Dwi Murdaningsih

Petugas kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 AstraZeneca.

Petugas kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 AstraZeneca.

Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Vaksin AZD1222 diperkirakan telah mencegah 93.954 kematian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vaksin AstraZeneca diklaim mencegah lebih dari 90 ribu kematian di Indonesia. Penilaian independen terhadap efektivitas vaksin yang dilakukan Airfinity mengungkap dari total 107,4 juta dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca yang dikirim ke Indonesia yaitu vaksin AZD1222 diperkirakan telah mencegah 93.954 kematian.

Director, PT. AstraZeneca Indonesia, Sewhan Chon menilai data terbaru ini semakin menunjukkan efektivitas vaksin dalam menyelamatkan nyawa dan melindungi masyarakat Indonesia dari efek berbahaya Covid-19.

Baca Juga

"AstraZeneca tetap berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada setiap orang Indonesia untuk melindungi diri mereka sendiri dari dampak serius Covid-19, melalui vaksinasi primer dan penguat (booster)," ujar Sewhan Chon seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Selasa (27/7/2022).

Sebelumnya Airfinity, sebuah perusahaan data kesehatan, mencatat periode 8 Desember 2020 hingga 8 Desember 2021 menunjukkan bahwa secara global, vaksin AZD1222 diperkirakan telah menyelamatkan lebih dari 6,3 juta jiwa. Menurut penelitian terbaru dari konsultan KPMG yang ditugaskan oleh AstraZeneca, selain berdampak pada kesehatan manusia, vaksinasi Covid-19 juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dan terukur.

Di Indonesia, vaksinasi massal dari Januari hingga Oktober 2021 diperkirakan telah menghemat 8,1 miliar dolar AS dalam biaya perawatan kesehatan pandemi. Sejak pandemi COVID-19 dimulai, AstraZeneca dan mitra globalnya telah merilis lebih dari 3 miliar dosis vaksin ke lebih dari 180 negara. Sekitar dua pertiga dari dosis secara global telah dikirim ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah.

Vaksin AZD1222 merupakan vaksin 'vektor virus', dan vaksin messenger RNA (mRNA) COVID-19. Keduanya memberikan perlindungan tinggi terhadap rawat inap (91,3-92,5 persen) dan kematian (91,4-93,3 persen) setelah dua dosis tanpa memandang usia, tanpa perbedaan statistik di antaranya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA