Saturday, 13 Rajab 1444 / 04 February 2023

Buah Penghilang Kolesterol Tinggi

Selasa 26 Jul 2022 19:58 WIB

Rep: Umar nur fadhilah/ Red: Muhammad Hafil

Bulu kaki rontok bisa jadi tanda kolesterol tinggi (ilustrasi).

Bulu kaki rontok bisa jadi tanda kolesterol tinggi (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com.
Kadar kolesterol tinggi dapat berbahaya jika tidak ditangani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Kadar kolesterol tinggi dapat berbahaya jika tidak ditangani segera. Kelebihan kolesterol dapat menyumbat pembuluh darah, yang berarti lebih mungkin mengalami masalah jantung atau strok.

Hal ini sering dikaitkan dengan pilihan gaya hidup. Makan terlalu banyak makanan berlemak, tidak cukup berolahraga, dan kelebihan berat badan diketahui sebagai kontributor penumpukan kolesterol. Karena itu, dokter menyarankan pasien beralih ke pola makan yang lebih sehat untuk menurunkan kadar kolesterol.

Baca Juga

Namun, ada buah tertentu juga bermanfaat untuk tujuan penurunan kolesterol. Pendiri grosir buah dan sayuran Naturally Best Fresh, Rob Carter menjelaskan okra (bendi), juga dikenal sebagai lady finger, dapat memainkan peran besar dalam mengurangi kolesterol. Okra sebenarnya adalah tumbuhan polong biji, yang meskipun diklasifikasikan sebagai buah, tetapi lebih banyak dimasak sebagai sayuran.

“Tukar kentang dengan okra dalam makanan sehari-hari untuk menuai manfaat penghilang kolesterol,” kata Carter dilansir Express, Kamis (14/7/2022).

Menurut penelitian ilmiah, okra mengandung gel sehat yang dapat membantu menurunkan kolesterol tinggi. Polifenol memainkan peran besar dalam pengelolaan kolesterol. Biasanya, ahli gizi akan merekomendasikan makan sayuran berwarna seperti terong untuk menuai manfaatnya. Namun, okra memiliki tingkat polifenol penghilang peradangan yang lebih tinggi seperti isokuersetin. Penelitian telah menunjukkan bahwa okra sangat membantu dalam mengurangi strok dan masalah jantung.

Meskipun tidak umum ditemukan dalam masakan Inggris, okra adalah bahan populer di Amerika Serikat dan masakan Timur Tengah, India, Brasil, dan Sri Lanka. “Dibandingkan dengan kebanyakan buah dan sayuran, okra memiliki jumlah serat, protein, vitamin B6, dan folat yang lebih tinggi yang semuanya membantu menjaga kolesterol tetap terkendali,” ujar Carter.

Dia mengatakan okra dapat dikonsumsi dengan cara dipanggang atau digoreng sebagai lauk lezat, atau menambahkan ke sup jika tidak menyukai rasa atau teksturnya. Ada dua jenis kolesterol yang ditemukan dalam darah, yaitu baik dan jahat. Memiliki kolesterol baik, yang dikenal sebagai high-density lipoprotein (HDL), membuat Anda cenderung tidak memiliki masalah jantung atau strok. Sedangkan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) menempatkan Anda pada risiko yang lebih besar.

Seiring dengan pola makan, olahraga dan berat badan, merokok dan minum alkohol dapat membuat Anda lebih mungkin untuk memiliki kadar kolesterol tinggi. Itu juga bisa terjadi karena faktor keturunan. Makanan yang direkomendasikan meliputi, ikan berminyak, seperti makarel dan salmon, nasi merah, roti, dan pasta, kacang-kacangan dan biji-bijian, buah-buahan dan sayur-sayuran. Beberapa makanan yang harus dihindari adalah pai daging, sosis dan daging berlemak, mentega, lemak babi dan ghee, serta kue dan biskuit. 

Sumber:

https://www.express.co.uk/life-style/health/1639481/high-cholesterol-diet-okra-lower-reading

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA