Selasa 26 Jul 2022 19:13 WIB

Kabupaten Indramayu Kejar Target Booster

Hingga kini capaian booster di Indramayu 29,81 persen.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Nora Azizah
Capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Kabupaten Indramayu hingga kini belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah.
Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
Capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Kabupaten Indramayu hingga kini belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Kabupaten Indramayu hingga kini belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah. Untuk itu, pelaksanaan vaksinasi pun terus digenjot.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Wawan Ridwan, menyebutkan, capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Indramayu hingga 25 Juli 2022, untuk vaksin dosis satu tercatat 1.402.119 orang (95,84 persen), dari total sasaran 1.426.910 orang. 

Baca Juga

Untuk capaian vaksin dosis dua, sebesar 1.174.973 orang (80,32 persen). Dengan demikian, maka capaian vaksinasi dosis satu dan dosis dua di Kabupaten Indramayu sudah melampaui target yang ditetapkan pemerintah.

‘’Untuk vaksin booster, capaiannya 436.097 orang (29,81 persen). Jadi kita kurang 0,19 persen lagi untuk mencapai 30 persen, sebagaimana aturan pemerintah yang menetapkan minimal vaksin booster adalah 30 persen dari total sasaran,’’ kata Wawan, saat ditemui Republika di sela Gebyar Vaksinasi Serentak di Indramayu, yang dilaksanakan di Pendopo Indramayu, Selasa (26/7).

Wawan menjelaskan, masih belum tercapainya target vaksinasi booster itu disebabkan minat masyarakat yang menurun, seiring melandainya kasus Covid-19. Apalagi, varian Omicron yang berkembang pada awal 2022 memiliki gejala yang lebih ringan dibandingkan varian Delta.

Padahal, lanjut Wawan, vaksin booster dapat lebih meningkatkan imunitas tubuh seseorang. Apalagi, vaksinasi booster saat iini jadi syarat bagi pelaku perjalanan.

‘’Kami sangat mengimbau masyarakat yang belum vaksin booster, agar segera divaksin, demi kesehatan dirinya maupun lingkungannya,’’ tukas Wawan.

Mengenai stok vaksin di Kabupaten Indramayu, Wawan memastikan dalam kondisi aman. Karena itu, pihaknya membuka layanan vaksinasi di semua puskesmas, baik untuk vaksinasi satu, dua maupun booster.

Sementara itu, kegiatan Gebyar Vaksinasi Serentak yang dilaksanakan di Pendopo Indramayu diikuti oleh 3 ribu peserta. Mereka datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Dalam kesempatan tersebut, Waka Polda Jawa Barat, Brigjen Pol Bariza Sulfi, mengapresiasi banyaknya peserta yang mengikuti vaksinasi di tempat tersebut. Dia berharap, target capaian vaksinasi booster sebesar 30 persen bisa tercapai.

‘’Vaksinasi bosster, menurut penelitian, bisa mencegah terjangkitnya Covid-19. Dan apabila tertular pun, bisa mengurangi tingkat fatality. Jikapun terpapar, bisa (cukup) isoman di rumah,’’ tutur Bariza.

Bariza pun meminta agar pelaksanaan vaksinasi booster tidak selesai di tempat tersebut. Namun dapat terus dilakukan sampai pandemic Covid-19 berakhir.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement