Friday, 12 Rajab 1444 / 03 February 2023

Isyarat Laporta dan Xavi yang Ingin Frenkie De Jong Tinggalkan Barcelona

Selasa 26 Jul 2022 18:42 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Muhammad Akbar

 Pelatih kepala baru FC Barcelona, Xavi Hernandez (kiri), memberikan ciuman kepada penggemar di sebelah Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, saat presentasi di stadion Camp Nou di Barcelona, Spanyol, Senin (8/11/2021). Xavi Hernandez meninggalkan klub Al-Sadd Qatar untuk memimpin FC Barcelona selama sisa musim ini dan dua musim lagi.

Pelatih kepala baru FC Barcelona, Xavi Hernandez (kiri), memberikan ciuman kepada penggemar di sebelah Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, saat presentasi di stadion Camp Nou di Barcelona, Spanyol, Senin (8/11/2021). Xavi Hernandez meninggalkan klub Al-Sadd Qatar untuk memimpin FC Barcelona selama sisa musim ini dan dua musim lagi.

Foto: EPA-EFE/Alejandro Garcia
De Jong merupakan target utama Erik ten Hag

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA --Upaya Manchester United untuk menggaet Frenkie De Jong tidak berjalan sesuai rencana. Diskusi terhadap mantan pemain Ajax itu sudah berjalan selama tiga bulan.

Meskipun kedua klub sudah menyepakati biaya transfer, belum ada perkembangan lebih lanjut dalam negosiasi ini. MU telah merekrut Tyrell Malacia, Christian Eriksen dan Lisandro Martinez musim panas ini.

Namun De Jong merupakan target utama Erik ten Hag, yang dinilai cocok dengan sistem permainannya. Tapi masalah utamanya adalah De Jong tidak mau meninggalkan Camp Nou.

Presiden Barcelona, Joan Laporta dan manajer Xavi Hernandez, mengutarakan komentar masing-masing dan menyebut FFP menjadi alasan kemungkinan kepergian pemain internasional Belanda tersebut.

Xavi bahkan mengisyaratkan kalau kepergian De Jong merupakan sebuah keputusan yang terpaksa harus dilakukan karena kondisi klub.

''Kami telah melakukan pembicaraan pribadi yang sangat penting dan saya tidak akan ungkapkan di sini. Dia adalah pemain kunci. Tapi kemudian ada situasi ekonomi dan Financial Fair Play,'' kata Xavi, dikutip dari Manchestereveningnews, Selasa (26/7).

Di sisi lain, Laporta mengakui kalau klub masih harus bekerja keras menyeimbangkan keuangan. Sebab ada sejumlah pemain yang datang dan pergi.

Barcelona saat ini diklaim telah bekerja dengan baik dalam mendatangkan pemain. Namun dalam hal melepas pemain, klub La Liga Spanyol itu masih belum mendapatkan keinginan mereka.

Menurutnya, ada sejumlah pemain yang tidak punya tempat di skuad dengan berbagai alasan. ''Jadi kami harus mengakomodasi jalan keluar bagi mereka. Mereka (negosiator transfer) berada di jalur yang sangat baik,'' ujar Laporta. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA