Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Orang Tua Diharap Biasakan Lagi Mendongeng untuk Anak

Ahad 24 Jul 2022 18:43 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Muhammad Hafil

 Orang Tua Diharap Biasakan Lagi Mendongeng untuk Anak. Foto ilustrasi:   Dua orang anak mementaskan pantomim di Kampung Ramah Anak Leuwianyar, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (23/7/2022). Pentas kreativitas anak dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang diselenggarakan oleh Komunitas Badut Tasikmalaya (Battik) dan Budak Capetang diisi berbagai kesenian diantaranya tari kreasi, pantomim, dongeng nusantara, penanaman pohon dan permainan tradisional.

Orang Tua Diharap Biasakan Lagi Mendongeng untuk Anak. Foto ilustrasi: Dua orang anak mementaskan pantomim di Kampung Ramah Anak Leuwianyar, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (23/7/2022). Pentas kreativitas anak dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang diselenggarakan oleh Komunitas Badut Tasikmalaya (Battik) dan Budak Capetang diisi berbagai kesenian diantaranya tari kreasi, pantomim, dongeng nusantara, penanaman pohon dan permainan tradisional.

Foto: ANTARA/Adeng Bustomi
Dongeng bisa diceritakan orang tua ke anak.

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI--Kebiasaan mendongengkan cerita kepada anak menjadi kegiatan untuk mendekatkan orangtua dengan anaknya. Hal tersebut dicoba kembali diterapkan kembali agar terjalin hubungan yang dekat antara anak dan orangtua.

Hal ini mengemuka dalam acara Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional Tahun 2022 yang digelar Rumah Keluarga Indonesia (RKI) di Taman Cikondang Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, Ahad (24/7/2022). Kegiatan tersebut bertemakan Gerakan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Menyapa Keluarga Jawa Barat tersebut diisi dengan acara mendongeng kepada anak dan senam bersama warga.

Baca Juga

'' Salah satu cara mendekatkan orangtua dengan anak yaitu mendongeng,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi yang hadir dalam acara tersebut. Terlebih saat ini banyak buku mendongeng sehingga memudahkan orangtua untuk membacakannya.

Menurut Fahmi, dalam dongeng terkandung makna kebaikan yang akan menjadi inspirasi bagi anak-anak. Di mana biasanya dongeng disampaikan pada saat menjelang tidur.

Fahmi mengatakan, di hari anak jadikan anak hebat dan luar biasa, sebab dari ayah dan ibu hebat maka akan lahir anak hebat. Sehingga RKI mengadakan kegiatan dengan tema keluarga dan hari anak nasional.

Berharap bagaimana melahirkan keluarga yang hebat karena dari keluarga hebat akan lahir anak hebat dan Sukabumi akan jadi hebat. Hal ini karena keluarga jadi kata kunci dalam membangun Sukabumi.

Seperti diketahui Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli setiap tahunnya. Di mana pada momen hari anak Kota Sukabumi meraih penghargaan Kota Layak Anak Tahun 2022 dengan kategori madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Republik Indonesia.

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA