Sabtu 23 Jul 2022 23:01 WIB

Pecut Samandiman Jadi Hak Kekayaan Intelektual Kota Kediri

Pendaftaran HaKI pecut samandiman dilakukan untuk mencegah klaim negara lain.

Pecut samandiman. Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menegaskan bahwa pecut samandiman kini telah menjadi hak kekayaan intelektual dari kota ini serta telah didaftarkan di Kemenkumham untuk Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).  (ilustrasi)
Foto: ANTARA/Prasetia Fauzani
Pecut samandiman. Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menegaskan bahwa pecut samandiman kini telah menjadi hak kekayaan intelektual dari kota ini serta telah didaftarkan di Kemenkumham untuk Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menegaskan bahwa pecut samandiman kini telah menjadi hak kekayaan intelektual dari kota ini serta telah didaftarkan di Kemenkumham untuk Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Kediri mengemukakan pendaftaran di Kemenkumham untuk HaKI dilakukan untuk menegaskan bahwa pecut samandiman dari Kota Kediri, sehingga mencegah juga diklaim atau diakui negara lain.

"Seni untuk menggerakkan dan membunyikan itu yang kami daftarkan ke Kemenkumham sebagai hak kekayaan intelektual Kota Kediri. Jangan sampai pecut samandiman ini diakui oleh negara lain," katanya.

Baca Juga

Pemerintah Kota Kediri menggelar Kejuaraan Seni Pecut Samandiman 2022. Kegiatan ini digelar dalam rangkaian Hari Jadi ke-1143 Kota Kediri di area Goa Selomangleng.

Kegiatan tersebut juga diselenggarakan untuk melestarikan kesenian ini. Kejuaraan ini diikuti 128 peserta dari 22 kabupaten/kota di Indonesia.

Beberapa yang ikut serta di antaranya dari Kabupaten Mimika, Bontang, Kabupaten Merangin, dan peserta dari kabupaten/kota di Jawa Timur.Pecut samandiman di Kota Kediri memiliki khas pada panjangnya yang mencapai 3,5 hingga 10 meter. Karena panjangnya inilah diperlukan teknik khusus untuk membunyikannya.

Sementara itu, kesenian pecut samandiman ini sudah lama ada di Kota Kediri. Bahkan telah membaur menjadi budaya. Selain itu, di Kota Kediri juga banyak perajin pecut.

Wali Kota juga berharap, selain menjadi kesenian, pecut juga bisa menjadi suvenir. "Harapannya pecut ini juga bisa dijadikan suvenir, sehingga tidak hanya melestarikan tapi juga memberikan dampak ekonomi. Kesenian pecut samandiman ini luar biasa sekali," kata Wali Kota.

Wali Kota juga menambahkan kejuaraan seni pecut samandiman ini akan menjadi event tahunan di Kota Kediri. Untuk tahun ini, kejuaraan ini melombakan bagaimana cara membunyikan pecut yang benar.

"Semoga acara ini mengedukasi dan menjadi tontonan positif bagi masyarakat. Masyarakat di seluruh Indonesia juga dapat menyaksikan melalui YouTube Kediritourism," kata dia.

Salah satu peserta Kejuaraan Seni Pecut Samandiman 2022 dari Kabupaten Mimika, Slamet mengaku bangga ikut serta kegiatan ini. Menurutnya acara ini dapat melestarikan kesenian pecut asli dari Indonesia ini.

"Melihat event seperti ini sangat bangga dan antusias sekali. Apalagi Pak Wali hadir langsung mendukung acara ini. Harapannya event seperti ini bisa diadakan di seluruh Indonesia yang diawali dari Kota Kediri di tahun ini," kata dia.

Kejuaraan Seni Pecut Samandiman ini digelar selama dua hari pada tanggal 23-24 Juli 2022. Terdapat empat kategori dalam kejuaraan yang dilombakan, yakni kategori bebas putra, bebas putri, tunggal putri anak, dan tunggal putra anak. Total hadiah pada kejuaraan ini sebesar Rp 37 juta. Turut hadir, Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, dan tamu undangan lainnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement