Kamis 21 Jul 2022 08:50 WIB

Biden akan Bertemu Xi Akhir Bulan Ini

Pertemuan Biden-Xi dilakukan di tengah ketegangan soal penjualan senjata ke Taiwan.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berencana untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden China, Xi Jinping pada akhir bulan ini.
Foto: AP/Susan Walsh
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berencana untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden China, Xi Jinping pada akhir bulan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berencana melakukan pembicaraan dengan Presiden China, Xi Jinping pada akhir bulan ini. Rencana pembicaraan ini muncul di tengah ketegangan yang memanas antara kedua negara mengenai Taiwan dan perdagangan.

"Saya pikir saya akan berbicara dengan Presiden Xi dalam 10 hari ke depan," kata Biden.

Baca Juga

Sebelumnya, Ketua House of Representative AS Nancy Pelosi dilaporkan akan mengunjungi Taiwan pada Agustus mendatang. Menanggapi hal tersebut pada Rabu (20/7/2022), Biden berpendapat rencana kunjungan Pelosi bukan langkah yang tepat.

"Saya pikir militer menganggap itu bukan ide yang baik saat ini, tetapi saya tidak tahu apa statusnya,” kata Biden.

Sementara Beijing pada Selasa (19/7/2022) mengatakan, pihaknya akan menanggapi dengan "langkah-langkah tegas" jika Pelosi mengunjungi Taiwan. Menurut Beijing kunjungan semacam itu akan "sangat merusak kedaulatan dan integritas teritorial China."  

Kantor Pelosi menolak berkomentar apakah kunjungan itu akan dilanjutkan, dengan alasan masalah keamanan. Departemen Luar Negeri menyebut perjalanan itu "hipotetis." 

Rencana perjalanan itu dilaporkan oleh Financial Times, yang juga mengatakan Gedung Putih telah menyatakan keprihatinannya karena China menganggap Taiwan yang diperintah secara demokratis itu sebagai bagian dari wilayahnya. Masalah ini terus-menerus mengganggu hubungan antara Beijing dan Washington. 

Selain itu, pemerintahan Biden juga mempertimbangkan untuk memotong bea masuk barang dari China untuk membantu mengurangi tekanan inflasi konsumen di Amerika. Tetapi kenaikan inflasi telah mendorong untuk meninjau kemungkinan keringanan tarif terhadap impor barang China. 

Orang-orang yang akrab dengan pertimbangan tarif mengatakan kepada Reuters, Biden juga sedang mempertimbangkan apakah akan menghapus beberapa tarif dengan penyelidikan baru terhadap subsidi industri China. Termasuk upaya China untuk mendominasi sektor-sektor utama, seperti semikonduktor. 

 

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement