Kamis 14 Jul 2022 00:09 WIB

DK PBB Setuju Perpanjang Bantuan Lintas Batas Suriah Selama 6 Bulan

Rusia menyetujui perpanjangan enam bulan dengan opsi enam bulan lagi.

Red: Nur Aini
Dewan Keamanan PBB pada Selasa (12/7/2022) setuju memperpanjang mandatnya untuk pengiriman bantuan lintas batas yang sangat dibutuhkan ke Suriah selama enam bulan.
Dewan Keamanan PBB pada Selasa (12/7/2022) setuju memperpanjang mandatnya untuk pengiriman bantuan lintas batas yang sangat dibutuhkan ke Suriah selama enam bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Dewan Keamanan PBB pada Selasa (12/7/2022) setuju memperpanjang mandatnya untuk pengiriman bantuan lintas batas yang sangat dibutuhkan ke Suriah selama enam bulan. Pemungutan suara 12-0 datang setelah Rusia memveto resolusi PBB pada Jumat yang akan memperpanjang pengiriman lintas batas dari Turki selama satu tahun.

Mandat DK PBB berakhir pada Ahad lalu. Resolusi yang dibatalkan Moskow pekan lalu termasuk perpanjangan satu tahun untuk pengiriman bantuan dari perbatasan Cilvegozu Turki ke Bab al-Hawa di barat laut Suriah.

Baca Juga

Rusia menyetujui perpanjangan enam bulan dengan opsi enam bulan lagi. Rencana ini ditentang oleh anggota Dewan lainnya dan kelompok bantuan kemanusiaan karena alokasi waktu itu tidak cukup.

AS, Inggris, dan Prancis abstain dalam pemungutan suara pada Selasa karena singkatnya jangka waktu mengirim bantuan yang diizinkan berdasarkan resolusi.

Pihak berwenang dapat memperpanjang tambahan waktu enam bulan, tetapi hal itu membutuhkan pemungutan suara DK PBB pada bulan Januari.

Tidak jelas apakah Rusia akan mendukung perpanjangan lainnya.

Linda Thomas-Greenfield, utusan AS untuk PBB, menuduh Rusia menyandera "seluruh Dewan Keamanan," dengan mengatakan nyawa warga Suriah yang tidak bersalah dibiarkan tergantung pada keseimbangan.

"Sekretaris Jenderal meminta lebih. Badan-badan PBB meminta lebih banyak. LSM meminta lebih banyak. Warga Suriah meminta lebih banyak," katanya kepada Dewan.

"Tetapi satu negara, satu anggota telah memilih untuk tidak mengutamakan kebutuhan kemanusiaan. Alih-alih meningkatkan waktu bantuan, kami dengan sedih didorong untuk mengurangi. Ini adalah permainan yang tidak berperasaan. Itu hanya akan menyakiti rakyat Suriah."

Berbicara kepada wartawan setelah pemungutan suara, Sekretaris Jenderal Antonio Guterres mengatakan dia "sangat" berharap untuk perpanjangan enam bulan lagi dan menyebut pengiriman bantuan lintas batas merupakan "hidup dan mati bagi banyak" warga Suriah.

Lebih dari 2,4 juta warga Suriah mendapat manfaat dari bantuan kemanusiaan yang dikirim melalui Bab al-Hawa setiap bulan, menurut data PBB. Tahun lalu, lebih dari 9.500 truk yang membawa bantuan makanan, obat-obatan dan barang-barang memasuki Suriah melalui penyeberangan. PBB telah membantu jutaan warga Suriah melalui berbagai penyeberangan perbatasan sejak 2014. Namun mulai tahun 2020, DK PBB mengurangi titik masuk menjadi hanya satu yakni Bab al-Hawa.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/dk-pbb-setuju-perpanjang-bantuan-lintas-batas-suriah-selama-6-bulan/2635765
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement