Sunday, 7 Rajab 1444 / 29 January 2023

PLN Salurkan TJSL di Pulau Messah dalam Kegiatan Sherpa G20

Rabu 13 Jul 2022 18:46 WIB

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi

PT PLN (Persero) mengajak para delegasi pertemuan Sherpa Meeting G20 ke-2 mengunjungi Pulau Messah, Nusa Tenggara Timur (NTT). PT PLN (Persero) memberikan bantuan laptop dan peralatan sekolah bagi anak sekolah di Pulau Messah sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan perekonomian warga Pulau Messah, Manggarai Barat, NTT.

PT PLN (Persero) mengajak para delegasi pertemuan Sherpa Meeting G20 ke-2 mengunjungi Pulau Messah, Nusa Tenggara Timur (NTT). PT PLN (Persero) memberikan bantuan laptop dan peralatan sekolah bagi anak sekolah di Pulau Messah sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan perekonomian warga Pulau Messah, Manggarai Barat, NTT.

Foto: PLN
PLN memberikan laptop dan peralatan sekolah bagi anak sekolah di Pulau Messah.

REPUBLIKA.CO.ID, LABUAN BAJO -- PT PLN (Persero) memberikan bantuan laptop dan peralatan sekolah bagi anak sekolah di Pulau Messah sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan perekonomian warga Pulau Messah, Manggarai Barat, NTT.

"Salah satu aspek yang mendukung kemajuan bangsa adalah terselenggara pendidikan yang baik. Pendidikan yang baik akan terwujud dengan adanya sarana prasarana yang layak," kata Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara (Sulmapana) PLN Adi Priyanto dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Rabu (13/7/2022).

Baca Juga

Kegiatan pemberian bantuan merupakan rangkaian acara pertemuan kedua Sherpa G20 sebagai wujud transisi energi dengan listrik ramah lingkungan yang telah hadir di daerah Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T). PLN pun mengambil bagian memberi dukungan bagi salah satu pulau terluar yang ada di Indonesia. PLN berharap bantuan bagi siswa SD dan SMP satu atap di Pulau Messah itu dapat memenuhi kebutuhan siswa untuk kelancaran sekolah. Dengan demikian, siswa bisa belajar dengan lebih baik dari sebelumnya.

Selain bantuan pendidikan, PLN juga membantu perbaikan terminal dermaga dan gapura yang sudah rusak, serta pengelolaan sampah. Pejabat Kepala Desa Pasir Putih Ibrahim Hamso menyampaikan terima kasih atas kepedulian PLN untuk memperbaiki terminal dermaga yang sudah rusak.

"Kepedulian PLN juga terwujud dengan memperbaiki gapura yang sangat bermanfaat bagi kami. Bila ada pengunjung, gapura dan area gapura yang ada lebih asri dipandang mata dari pada sebelumnya karena sudah rusak," kata dia.

Dia pun berterima kasih karena PLN juga memberikan dukungan bagi kegiatan belajar mengajar di sana. Kini, anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman.

Pulau Messah menjadi salah satu showcase PLN dengan sistem kelistrikan 100 persen bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT) berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dikunjungi oleh para delegasi dalam KTT G20 di Indonesia. PLTS Messah dengan kapasitas 530 kWp ini melistriki 2.000 warga pulau terpencil sejak 2019.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA