Sunday, 7 Rajab 1444 / 29 January 2023

Partai Demokrat Dinilai Paling Berpeluang Gabung KIB

Selasa 12 Jul 2022 17:47 WIB

Red: Muhammad Hafil

 Partai Demokrat Dinilai Paling Berpeluang Gabung KIB. Foto:  Koalisi (ilustrasi)

Partai Demokrat Dinilai Paling Berpeluang Gabung KIB. Foto: Koalisi (ilustrasi)

Foto: monitorindonesia.com
Golkar, PAN, dan PPP sudah membentuk koalisi.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Partai Demokrat dinilai lebih berpeluang bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

"Iya Demokrat. PKS kan belun ada pernyataan sikap. Malah cenderung dekat sama Nasdem kan. Demokrat yang kemudian menggoda Golkar kemudian Golkar juga menggoda balik untuk gabung dengan KIB," ujar Pengamat Politik Adi Prayitno, Selasa (12/7/2022).

Baca Juga

Adi mengatakan bergabungnnya partai Demokrat tidak akan menggangu soliditas KIB. Meski diakui sejumlah politisi partai berlambang Mercy ini sering kali liar dan sulit dikontrol.

Ia mencontohkan saat pilpres 2019 dimana partai Demokrat bagian dari koalisi pendukung capres Prabowo Subianto. Namun dalam perjalanan koalisi, politisi Demokrat sering mengkritik Prabowo hingga tercetus ucapan "Jenderal Kardus" untuk ketua partai Gerindra tersebut. 

"Nggak, nggak mungkin terpengaruh KIB nantinya dengan celetukan itu. KIB ini sudah solid pak mereka ini para pemain lama, jadi tidak gampang untuk terpengaruh oleh statement-statement politik Demokrat," tambahnya.

Adi mengatakan semakin banyak partai yang bergabung di KIB akan semakin membuat koalisi ini dinamis. Banyaknya kepentingan yang muncul akan cukup menyulitkan dalam mencari kompromi politik antara mereka.

Misalnya, Partai Demokrat pasti akan menawarkan AHY sebagai capres atau cawapres. Sementara di KIB sudah ada Airlangga Hartarto dan Zulkifkli Hassan yang mulai didorong para pendukungnnya untuk maju di pilpres 2024. 

Terkait persamaan platform nantinya jika Demokrat bergabung, Adi menilai hal itu normatif aja. Meski nantinya ada kecenderungan KIB ini ingin melanjutkan kebijakan kebijakan yang sudah dilakukan Presiden Jokowi.

"Itu sulit membayangkan bagi demokrat. Karena demokrat kan semangatnya anti jokowi dan bahkan bisa menghilangkan semua legacy yg sudah dicapai Jokowi. Itu saja sudah nggak ketemu," ujarnya.

Sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan bahwa akan ada partai lain yang akan masuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas oleh Golkar, PAN dan PPP.

Ia bilang partai yang hendak bergabung itu masih dalam proses.

“Sedang dalam proses," kata Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Ahad (10/7/2022).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA