Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Monday, 9 Rabiul Awwal 1442 / 26 October 2020

Jendela Ilmu yang Mulai Digantikan Gadget

Selasa 12 Mar 2019 09:49 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Membaca di dalam Commuter Line, Stasiun Jakarta Kota menuju ke Stasiun Ancol

Membaca di dalam Commuter Line, Stasiun Jakarta Kota menuju ke Stasiun Ancol

Foto: Nova Enggar Fajrianto/Jakarta
Buku sudah ada sejak dulu jauh sebelum teknologi berkembang pesat.

Buku adalah jendela dunia yang tak akan habis ditelan masa. Memberikan pengetahuan yang kita inginkan dan menjadikan manusia lebih bermanfaat, bermartabat, dan memiliki rasa hormat. 

Buku sudah ada sejak dulu jauh sebelum teknologi berkembang pesat. Namun, perannya kini tergantikan oleh gadget. Padahal buku adalah sumber dari segala multi ilmu. Buku tanpa gadget, tetap bermanfaat bagi manusia. Sedangkan gadget tanpa buku, its nothing.

Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat kita 'manja' dan serba praktis dalam melakukan berbagai hal. Termasuk membaca pengetahuan, generasi sekarang lebih suka membaca melalui gadget karena dianggap lebih simpel dan ringan. Namun jika kita telaah dengan sudut pandang yang berbeda, sebenarnya membaca dengan gadget telah menghilangkan esensi buku sebagai jendela dunia.

Baca Juga

Di samping itu, hal tersebut banyak menimbulkan efek negatif yang sering tidak kita sadari. Radiasi yang diterima oleh mata kita, dapat membahayakan kesehatan jangka panjang. Bahkan sering kita temui generasi muda sekarang banyak yang memakai kacamata dengan tingkat minusnya yang parah. Youtube, Instagram, Twitter, Facebook, dan social media lainnya adalah platform pengganti buku bagi mereka. 

Telah terbukti gadget memberikan efek negatif dibandingkan buku. Membaca buku asalkan kita tetap mengatur jarak baca normal, kita akan baik-baik saja. Sedangkan gadget, di mana kita ada di dekatnya, tetap akan terkena radiasi yang bisa membahayakan tubuh, khususnya mata kita.

So tunggu apalagi guys...

Mari budayakan membaca buku, bukan membaca gadget!

Pengirim: Nova Enggar Fajrianto, Jakarta

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA