Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Menikmati Takjil Ramadhan di Masjid Sunda Kelapa

Rabu 15 May 2019 19:36 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pusat takjil di luar pelataran Masjid Sunda Kelapa, Jakarta

Pusat takjil di luar pelataran Masjid Sunda Kelapa, Jakarta

Foto: Muhammad Tiarso Baharizqi/Republika
Beragam menu takjil bisa masyarakat beli di pelataran Masjid Sunda Kelapa

Bagi anda yang ingin mencari makanan dan minuman atau takjil kala Ramadhan, jangan pernah lupa ke Masjid Sunda Kelapa. Alasannya, karena di luar pelataran Masjid Sunda Kelapa di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat terdapat beragam kuliner takjil.

Baca Juga

Mulai dari gorengan, kue basah/kering, es buah, es cendol, dan lain-lainnya. Selain itu makanan berat pun juga banyak kita jumpai di lokasi ini seperti siomay, batagor, nasi goreng, sate padang, hingga gule kambing. 

Salah satu pedagang yang lapaknya cukup banyak dikunjungi oleh para pencari takjil adalah lapak milik Pak Herman (50). Di lokasi ini Herman berjualan es buah bersama dengan anak dan istrinya.

photo
Pusat takjil di luar pelataran Masjid Sunda Kelapa, Jakarta

Ia menceritakan, bahwa aktivitas nya berjualan es buah hanya dilakukan pada saat bulan Ramadhan saja. Ia sudah mulai membuka lapak jualannya pada waktu sore hari. Harga yang ia tawarkan untuk satu porsi es buah cukup terjangkau, yaitu Rp 5000.

" Disini cukup ramai yang beli. Biasanya saya buka dari jam empat sore dan tutup ketika es buahnya habis,  Katanya kepada Republika.co.id, Rabu (15/5). 

Selain itu juga ada Pak Firdaus yang menjual sate padang di lokasi ini. Sama dengan Pak Herman,  Pak Firdaus juga hanya berjualan di Masjid Sunda Kelapa pada saat bulan Ramadhan saja. Pada hari biasa, ia berjualan di kawasan Harmoni. Harga yang ia tawarkan untuk satu porsi sate Padang cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp 20 ribu.

" Biasanya jual pas siang hari di daerah Harmoni, tapi karena bulan puasa ya pindah kesini karena cukup ramai tempatnya, " Katanya. 

Sebelumnya, apabila hendak mengunjungi kawasan Masjid Sunda Kelapa untuk mencari takjil dan berbuka puasa, dianjurkan untuk datang lebih awal. Karena kawasan ini cukup ramai oleh kendaraan yang melintas. Selain itu, untuk memarkir kendaraan di kawasan ini juga memakan waktu yang agak lama karena banyak pengunjung lainnya yang hendak berbuka puasa di tempat ini. 

Sore ini, kawasan pelataran Masjid Sunda Kelapa cukup ramai. Selain banyak pengunjung yang ingin berbuka puasa, di kawasan pelataran Masjid juga sedang diadakan bazar dan ceramah dari Ustad-ustad ternama pada waktu sore hari. Kegiatan ini diselenggarakan oleh satu stasiun televisi ternama. 

Satu hal yang menjadi nilai tambah pada saat melakukan buka puasa di kawasan Masjid Sunda Kelapa adalah kita bisa langsung melaksankan ibadah shalat Maghrib dan Isya serta dilanjutkan dengan shalat Tarawih.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA