Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Gagal Jadi Pendeta, Seorang Pria Italia Bunuh Diri

Sabtu 04 Dec 2010 05:21 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

REPUBLIKA.CO.ID, ORVIETO, ITALIA--Seorang laki-laki berusia 29 tahun bunuh diri dengan melompat dari tembok perbatasan kota di Orvieto, Italia tengah. Diduga si lelaki nekat karena Vatikan menolak mengangkatnya menjadi pendeta.

Dalam pesan bunuh diri yang ditemukan di kamarnya, yang diketik pada komputer, Luca Seidita menuliskan ia bunuh diri karena Vatikan telah menghalangi dirinya dari pengangkatan pada 7 Desember. "Saya ingin menjadi pendeta, dan telah mengabdikan diri seluruh hidup demi tujuan ini, tetapi saya ditolak," kata Seidita, yang berasal dari Lecce di Italia selatan.

Seidita, sebelumnya seorang pembantu pendeta, merenggut nyawanya sendiri pada Selasa malam (30/11) - setelah Vatikan mengintervensi langsung pengangkatannya yang dijadwalkan pada 7 Desember. Mayat Seidita ditemukan oleh warga Orvieto yang sedang membawa jalan anjing peliharaannya.

Luka ditubuhnya membuktikan ia terjatuh dari ketinggian 30 meter, namun tidak tampak adanya terlibata orang lain. Kehakiman pada Rabu masih mempertimbangkan untuk mengeluarkan perintah otopsi.

Vatikan tidak ingin memberikan komentar mengenai Seidita, kata juru bicara Federico Lombardi kepada Adnkronos. Ia juga mengatakan Vatikan tidak ingin menyebutkan kenapa pengangkatannya ditolak.

"Kita sekarang membicarakan salah satu sakramen dan Vatikan tidak bisa memberikan penjelasan apa pun," katanya. "Kami tidak mengatakan apa pun," tambahnya.

Keuskupan Orvieto-Todi pada Selasa menginformasikan Seidita dalam surat tertulis bahwa pengangkatannya dihentikan "karena ada campur tangan langsung dari Vatikan". "Alasannya akan segera diklarifikasikan... kami berdoa supaya don Luca dapat pulih dari ujian berat ini," kata dalam surat dari keuskupan Orvieto-Todi.

Pada November, seorang pendeta berusia 51 tahun tercatat sebagai S.R. melakukan bunuh diri di jalur kereta api dekat dengan kota di wilayah selatan, Bergamo. Ia telah terekspos oleh acara televisi investigaf Italia bernama "Le Lene" pada April mengenai kasus dugaan pelecehan seksual sejumlah anak laki-laki di Bergamo.

Pendeta tersebut menjalani terapi psikologis dan spiritual setelah posisinya sebagai uskup Cremona dicopot.

sumber : Ant
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA