Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Begini Pidato Pengunduran Diri PM Inggris Boris Johnson

Jumat 08 Jul 2022 13:32 WIB

Red: Friska Yolandha

Perdana Menteri Boris Johnson membacakan pernyataan di luar 10 Downing Street, London, secara resmi mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Konservatif, di London, Kamis, 7 Juli 2022. Johnson mengatakan Kamis bahwa dia akan tetap sebagai perdana menteri Inggris sementara kontes kepemimpinan diadakan untuk memilihnya. penerus.

Foto:
Boris Johnson mengaku bangga dengan apa yang telah dicapainya selama menjadi PM.

Johnson menyatakan terima kasih kepada para personel layanan sipil Inggris atas dukungan bagi kepolisian, layanan darurat, serta layanan kesehatan nasional, yang pada saat-saat kritis membantu memperpanjang masa jabatannya, juga kepada angkatan bersenjata dan berbagai lembaga yang ia sebut begitu dikagumi di seluruh dunia.

Tak lupa, dia berterima kasih kepada paraanggota dan pendukung Partai Konservatif, yang dia sebut bergerak tanpa pamrih untuk menjunjungdemokrasi. Johnson juga mengucapkan terima kasih kepada staf kantor dan kediamannya di Downing Street Nomor 10 dan Chequers, serta kepada para detektif, satu-satunya kelompok yang menurutnya tidak pernah kebobolan.

photo
Perdana Menteri Boris Johnson memasuki 10 Downing Street, setelah membaca sebuah pernyataan di London, Kamis, 7 Juli 2022. Johnson mengatakan pada hari Kamis ia akan tetap sebagai perdana menteri Inggris sementara kontes kepemimpinan diadakan untuk memilih penggantinya. - (AP Photo/Alberto Pezzali)
Di atas semuanya, Johnson menyampaikan terima kasih kepada publik Inggris atas hak istimewa luar biasa yang mereka berikan kepadanya. Johnson menegaskan bahwa, mulai saat ini hingga perdana menteri baru bertugas, dia akan tetap melayani keperluan rakyat, sementara pemerintahan negara itu juga akan tetap dijalankan.

"Menjadi Perdana Menteri itu sendiri merupakan pendidikan. Saya telah melakukan perjalanan ke setiap bagian wilayah Inggris Raya, dan selain keindahan alam, saya juga menemukan begitu banyak orang yang memiliki orisinalitas Inggris," katanya.

Selama masa-masa lawatannya itu, dia melihat bahwa banyak orang sangat bersedia untuk mengatasi masalah klasik dengan cara baru.

 

 

"Bahkan walaupun beberapa hal terkadang tampak suram untuk saat ini, tetapi masa depan kita bersama sangat cerah," katanya. "Terima kasih banyak kepada semuanya," kata Johnson.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA