Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

Pelatih Persib Anggap Piala Presiden Bukan Patokan Kekuatan Lawan di Kompetisi

Jumat 08 Jul 2022 05:57 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Israr Itah

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.

Foto: Dok. Persib Bandung
Persib mengalihkan fokus untuk kompetisi Liga 1 2022/2023.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung telah tersingkir dari Piala Presiden 2022. Langkah Maung Bandung hanya sampai babak delapan besar. Kini, Persib mengalihkan fokus untuk kompetisi Liga 1 2022/2023.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengutarakan pendapatnya soal peta persaingan kompetisi nanti. Menurutnya, Piala Presiden atau turnamen pramusim lainnya tidak bisa menjadi patokan untuk kompetisi nanti.

Baca Juga

"Kalian tahu apa yang saya pikirkan tentang Piala Presiden. Kami masih di masa pramusim. Jika melihat ke belakang, tim yang memenangi turnamen pramusim, coba lihat di mana mereka mengakhiri musim kompetisi," kata Robert.

Sejak Piala Presiden dimainkan pada 2015 lalu, baru Persija yang menjadi double winner dengan memenangkan Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018. Robert mengatakan, seharusnya tim memanfaatkan turnamen pramusim untuk membangun tim.

"Kamu tidak bisa membandingkan tim yang bermain all out di Persija dan penampilan di liga. Contohnya adalah Persija, mereka tidak bermain habis-habisan di Piala Presiden dan memilih untuk membangun tim, yang mana itu seharusnya dilakukan di pramusim," kata Robert.

Robert mengatakan masa pramusim ini bisa dimanfaatkan tim untuk fokus dengan tujuan di pramusim tersebut. Seperti membangun tim maupun mematangkan persiapan untuk kompetisi.

"Itu yang perlu dilihat dari tim lain karena bahwa tidak habis-habisan di Piala Presiden dan ada pula yang timnya belum lengkap sepenuhnya. Jadi tidak bisa membandingkan Piala Presiden dengan liga, itu sepenuhnya berbeda" kata Robert.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA