Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Pelatih Persija Thomas Doll Kritik Sistem TC Timnas U-19

Kamis 07 Jul 2022 23:52 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll. Pelatih tim Liga 1 Indonesia Persija Thomas Doll mengkritik sistem pemusatan latihan (TC) tim nasional U-19 yang dianggapnya terlalu lama.

Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll. Pelatih tim Liga 1 Indonesia Persija Thomas Doll mengkritik sistem pemusatan latihan (TC) tim nasional U-19 yang dianggapnya terlalu lama.

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Sistem TC Timnas U-19 yang terlalu lama bisa merugikan pemain muda

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Pelatih tim Liga 1 Indonesia Persija Thomas Doll mengkritik sistem pemusatan latihan (TC) tim nasional U-19 yang dianggapnya terlalu lama.

"Tentu semua bisa pemain bisa memperkuat tim nasional, tetapi tidak selama dua bulanan juga," ujar Doll usai memimpin latihan timnya di Nirwana Park, Depok, Kamis (7/7/2022).

Situasi tersebut, menurut juru taktik asal Jerman itu, merugikan para pemain muda klub-klub yang tengah mempersiapkan diri menuju Liga 1 Indonesia 2022-23 termasuk Persija. Karena terlalu sibuk di timnas U-19, Doll menyebut bahwa para pemain mudanya jadi tidak memiliki waktu untuk berlatih bersama skuad utama Persija dan tidak berkesempatan untuk memahami filosofi permainan tim.

Nantinya, andai pun mereka kembali ke skuad Persija, anak-anak muda Macan Kemayoran dalam kondisi kelelahan akibat aktivitas padat bersama tim nasional."Mereka akan sangat kelelahan karena bermain di banyak laga, terbang dari satu negara ke negara lain. Mereka tidak pernah berlatih di tim utama kami. Saya sebagai pelatih baru Persija sudah berada di skuad selama enam minggu tetapi baru sekali bertemu mereka. Itu pun hanya sekadar menyapa, bukan berlatih," tutur Doll.

Bagi Doll, situasi tersebut membuat dirinya sulit memberikan kesempatan kepada para pemain Persija di timnas U-19 untuk berlaga di Liga 1. Seharusnya, eks pelatih klub Borussia Dortmund itu melanjutkan, para pemangku kepentingan sepak bola Indonesia menjadikan klub sebagai pemoles bakat pemain muda yang nantinya dapat memperkuat timnas, bukan sebaliknya.

"Harus ada yang mengubah ini di masa depan. Kalau mau mendapatkan talenta-talenta terbaik, mereka seharusnya melihat ke tim utama klub," kata Doll.

Mulai awal tahun 2022, tim nasional U-19 Indonesia memang memiliki agenda yang cukup rapat dari bulan ke bulan. Di skuad asuhan Shin Tae-yong itu, Persija selalu menjadi tim yang paling banyak menyumbang pemain.

Pada pertengahan Maret hingga April 2022, timnas U-19 berangkat ke Korea Selatan untuk menjalani TC. Dalam kegiatan ini, timnas U-19 diperkuat delapan pemain Persija. Kemudian, setelah beristirahat sejenak, mulai pertengahan Mei 2022, timnas U-19 kembali melakukan TC, kali ini di Jakarta, untuk persiapan Turnamen Toulon di Prancis. 

Di sini, tercatat Persija mengirimkan sembilan pemain.Kemudian, pada akhir Mei 2022, timnas U-19 terbang ke Prancis untuk berkompetisi di Turnamen Toulon hingga Juni 2022. Dari 22 pemain Indonesia yang terlibat dalam kompetisi itu, enam di antaranya merupakan perwakilan Persija.

Beberapa hari setelah tiba dari Prancis, 30 pemain timnas U-19 mengikuti TC di Jakarta untuk Piala AFF U-19 2023. Dari total itu, enam nama berasal dari Persija.Sampai akhirnya PSSI menentukan 28 pemain untuk Piala AFF U-19 2022 yang dimulai 2 Juli 2022 di Indonesia, Persija tetap menempatkan enam pemain yang beberapa di antaranya, seperti Cahya Supriadi (kiper) dan bek Muhammad Ferarri, menjadi pilar di skuad berjuluk Garuda Nusantara.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA