Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Cegah Stunting, BKKBN Dorong Produk Obat Modern Asli Indonesia

Kamis 07 Jul 2022 22:07 WIB

Rep: novita intan/ Red: Hiru Muhammad

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, menyatakan pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting. Harganas merupakan momentum refleksi dan apresiasi negara terhadap peran penting keluarga dalam membangun SDM Indonesia yang berkualitas, kata Kepala BKKBN.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, menyatakan pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting. Harganas merupakan momentum refleksi dan apresiasi negara terhadap peran penting keluarga dalam membangun SDM Indonesia yang berkualitas, kata Kepala BKKBN.

Foto: BKKBN
BKKBN menggandeng berbagai mitra, salah satunya adalah Dexa Group.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 mengambil tema 'Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting'. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, penurunan prevalensi stunting hingga menjadi 14 persen pada 2024 menjadi target pemerintah yang dikoordinasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Maka itu BKKBN menggandeng berbagai mitra, salah satunya adalah Dexa Group.

"Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-29 ini saya mengajak seluruh kekuatan bangsa untuk bergerak dan bekerja bersama-sama, bersinergi menurunkan stunting dan seluruh akar masalahnya dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia generasi penerus kita yang berkualitas. Betul-betul harus kita siapkan," ujar Presiden Jokowi dalam acara Puncak Peringatan Harganas di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatra Utara, Kamis (7/7/2022).

Baca Juga

Presiden juga mengingatkan agar seluruh pihak berkolaborasi untuk mewujudkan target tersebut. Pencegahan stunting, kata Presiden, harus dilakukan dari tingkat keluarga. Presiden mengatakan, keluarga merupakan ekosistem pertama dan utama dalam mengasuh, mendidik, dan membentuk manusia yang sehat, bergizi, dan berkualitas.

Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo menyatakan pentingnya peran keluarga dalam mencegah stunting. Harganas merupakan momentum refleksi dan apresiasi negara terhadap peran penting keluarga dalam membangun SDM Indonesia berkualitas, kata Kepala BKKBN. "Terima kasih kepada segenap mitra yang luar biasa mendukung penurunan stunting," tutur Hasto.

Corporate Affairs Directors Dexa Group, Krestijanto Pandji menambahkan pemberian ASI ekslusif untuk mencegah stunting, BKKBN menggandeng Dexa Group untuk melakukan edukasi bagi ibu hamil dan menyusui dengan melibatkan bidan. Sebanyak 2.932 bidan telah terlibat dalam program 'Edukasi Bersama Bidan di 1.000 Hari Pertama Kehidupan'. 

"Kami sangat berkomitmen untuk membantu program penurunan angka stunting, sesuai dengan salah satu core values Dexa Group yakni Deal with Care. Dalam program ini, bersama-sama dengan BKKBN, kami melakukan edukasi pada 251 kabupaten/kota di 32 provinsi. Sebanyak 12 provinsi di antaranya merupakan daerah prioritas penanganan stunting pemerintah," ucapnya. 

Pada acara ini, Dexa Group menghadirkan Rumah ASI HerbaAsimor. Di dalam Rumah ASI HerbaAsimor, ibu hamil dan menyusui dapat berkonsultasi dengan bidan agar dapat mencegah stunting. Rumah ASI HerbaAsimor dilengkapi dengan timbangan dan alat ukur tinggi bayi hingga informasi-informasi penting untuk ibu hamil dan menyusui terkait dengan pencegahan stunting.

HerbaAsimor merupakan produk yang mampu membantu menambah kualitas dan kuantitas ASI. HerbaAsimor dikembangkan oleh Dexa Group melalui hasil riset dari Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS). HerbaAsimor menggunakan bahan alam asli Indonesia yang diolah dengan teknologi modern. Bahan yang digunakan yakni daun torbangun, daun katuk, dan ikan gabus.

 

 

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA