Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Sebanyak 23 Pemondokan Santri Pesantren Zulhijah Batanghari Terbakar

Kamis 07 Jul 2022 16:55 WIB

Red: Agus raharjo

Petugas pemadam kebakaran mencoba memadamkan api (ilustrasi)

Petugas pemadam kebakaran mencoba memadamkan api (ilustrasi)

Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Santri yang pemondokannya terbakar diungsikan tidurnya ke masjid pondok pesantren.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI--Sekitar 23 unit tempat pemondokan santri Pondok Pesantren Zulhijah di Muara Bulian Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi hangus terbakar, Kamis (7/7/2022). Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian materi atas terbakarnya pemondokan itu mencapai sekitar Rp 30 jutaan.

Kebakaran yang terjadi di siang bolong itu menghanguskan sebanyak 23 pemondokan santri laki-laki. Api membakar habis seluruh isi pemondokan.

Baca Juga

"Kebakaran belum diketahui penyebabnya. Sedangkan untuk korban kebakaran tidak ada karena para santri sedang libur," kata Ketua Bidang Kesiswaan Pondok Pesantren (Ponpes) Zulhijjah Kabupaten Batanghari, Ustaz Habibi Pardi Saputra, Kamis (7/7/2022).

Kejadian terbakarnya pemondokan Ponpes Zulhijah itu berlangsung sangat cepat. Para santri yang masih tinggal di pondok tersebut bergegas berusaha untuk memadamkan api yang terus berkobar dengan menggunakan peralatan seadanya. Api yang menyala tersebut dengan cepat membakar dinding pondok yang terbuat dari kayu.

Pihak pesantren meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Batanghari. Kemudian itu, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Batanghari tiba di lokasi. Namun saat tiba kondisi pemondokan santri laki-laki sudah hampir habis terbakar.

"Kitab anak-anak para santri yang terbakar dan baju para santri yang juga ikut habis terkabar. Bagi santri yang pemondokannya terbakar kita ungsikan tidurnya ke masjid pondok pesantren," ujar Habibi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA