Kamis 07 Jul 2022 09:48 WIB

Ini Langkah AP II Tanggapi Rencana Booster Sebagai Syarat Perjalanan

AP II siapkan sentra vaksinasi booster di seluruh bandara di bawahnya.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Penumpang berjalan di lorong kabin dalam pesawat di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) melakukan persiapan untuk penerapan syarat baru perjalanan. Rencananya pemerintah akan menerapkan vaksin booster sebagai syarat perjalanan, termasuk penumpang pesawat.
Foto: ANTARA/Makna Zaezar
Penumpang berjalan di lorong kabin dalam pesawat di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) melakukan persiapan untuk penerapan syarat baru perjalanan. Rencananya pemerintah akan menerapkan vaksin booster sebagai syarat perjalanan, termasuk penumpang pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) melakukan persiapan untuk penerapan syarat baru perjalanan. Rencananya pemerintah akan menerapkan vaksin booster sebagai syarat perjalanan, termasuk penumpang pesawat.

“Sesuai arahan presiden dan Menteri Perhubungan terkait penerapan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan, AP II melakukan berbagai persiapan guna memastikan kebijakan tersebut diterapkan dengan baik di seluruh bandara AP II,” kata Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (6/7/2022). 

Dia menjelaskan, salah satu persiapan yang dilakukan, yakni dengan membuka fasilitas sentra vaksinasi booster beserta seluruh sarana dan prasarana di seluruh bandara AP II. Fasilitas tersebut dapat digunakan penumpang pesawat sejak kemarin (6/7/2022). 

“Koordinasi telah dilakukan dengan seluruh stakeholder khususnya Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan guna memastikan ketersediaan vaksinasi booster bagi penumpang pesawat,” ungkap Awaluddin. 

Sentra vaksinasi booster di Bandara Soekarno-Hatta berada di tiga titik yaitu Terminal 1, Terminal 2 l, dan Terminal 3. Sementara itu sentra vaksinasi booster di 19 bandara AP II lainnya dibuka mulai hari ini (7/7/2022). 

“Kebijakan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan saat ini belum diberlakukan. AP II sudah melakukan persiapan dengan membuka sentra vaksinasi booster di seluruh bandara. Ketika kebijakan diberlakukan, maka seluruh bandara AP II sudah siap melayani penumpang pesawat yang membutuhkan vaksinasi booster,” jelas Awaluddin. 

Muhammad Awaluddin menambahkan keberadaan sentra vaksinasi booster di seluruh bandara AP II juga akan turut mendukung percepatan vaksinasi booster di tengah masyarakat. Terlebih, saat ini jumlah pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia sekitar 100 ribu hingga 120 ribu penumpan per hari. Sementara di 19 bandara AP II lainnya secara kumulatif berkisar 100 ribu penumpang per hari. 

“Dengan adanya sentra vaksinasi booster di bandara AP II maka penumpang pesawat tidak akan sulit memenuhi persyaratan perjalanan, dan hal ini akan berdampak pada adanya percepatan vaksinasi booster di tengah masyarakat. Kami akan menginformasikan kapan diberlakukannya kebijakan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan,” ungkap Awaluddin.

Kementerian Perhubungan akan menerbitkan regulasi terkait kebijakan penerapan vaksin booster sebagai syarat perjalanan. Kemenhub akan meruju Surat Edaran dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang aturan syarat perjalanan di masa pandemi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement