Sunday, 3 Jumadil Awwal 1444 / 27 November 2022

Harga Daging Jelang Lebaran Qurban di Lombok Tengah Stabil

Kamis 07 Jul 2022 01:30 WIB

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi

Salah satu penjual daging sapi (ilustrasi). Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyatakan, harga daging sapi menjelang hari raya Idul Adha 1443 Hijriah atau kurban masih stabil.

Salah satu penjual daging sapi (ilustrasi). Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyatakan, harga daging sapi menjelang hari raya Idul Adha 1443 Hijriah atau kurban masih stabil.

Foto: Fitria Nurochimah
Konsumsi daging saat ini berkurang.

REPUBLIKA.CO.ID, PRAYA -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyatakan, harga daging sapi menjelang hari raya Idul Adha 1443 Hijriah atau qurban masih stabil.

"Harga daging sapi di Lombok Tengah saat ini Rp 120 ribu per kilogram," kata Kepala Disprindag Lombok Tengah Suhartono di Praya, Rabu (6/7/2022).

Baca Juga

Harga daging menjelang lebaran atau kegiatan keagamaan lainnya biasa mengalami kenaikan. Namun dampak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) harga daging saat ini masih stabil, karena konsumsi daging saat ini berkurang.

"Konsumen pembelian daging saat ini berkurang dampak PMK," katanya.

Dari hasil pantauan di lapangan yang dilaksanakan oleh petugas, kebanyakan masyarakat saat ini lebih memilih membeli daging ayam untuk kebutuhan makan. "Harga daging ayam saat ini Rp 30 ribu per kilogram," katanya.

Sedangkan harga kebutuhan pokok lainnya masih sama seperti telur Rp45 ribu per trai, beras Rp10 ribu, cabai Rp 100 ribu dan tomat Rp20 ribu. "Harga bumbu dapur yang masih cukup tinggi," katanya.

Kenaikan harga bumbu dapur tersebut dampak dari hasil produksi para petani menurun, akibat cuaca hujan yang tidak menentu saat ini. Namun, semua stok kebutuhan pokok saat ini dipastikan aman.

"Stok kita masih aman sampai akhir tahun 2022," katanya.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA