Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Erick: BUMN Komitmen Perkuat Ekosistem Pers Nasional

Rabu 06 Jul 2022 21:54 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan  eksistensi pers dalam demokrasi sudah mengalami berbagai dinamika yang mengantarkan Indonesia hingga titik ini. Erick mengatakan ada hal lain yang perlu didorong bersama, yakni tentang pers yang memberikan pencerahan dan edukasi kepada seluruh elemen bangsa.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan eksistensi pers dalam demokrasi sudah mengalami berbagai dinamika yang mengantarkan Indonesia hingga titik ini. Erick mengatakan ada hal lain yang perlu didorong bersama, yakni tentang pers yang memberikan pencerahan dan edukasi kepada seluruh elemen bangsa.

Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Lewat BUMN Telkom dan Telkomsel Erick ajak pers untuk bekerja sama

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan eksistensi pers dalam demokrasi sudah mengalami berbagai dinamika yang mengantarkan Indonesia hingga titik ini. Erick mengatakan ada hal lain yang perlu didorong bersama, yakni tentang pers yang memberikan pencerahan dan edukasi kepada seluruh elemen bangsa.

"Pers yang mencerahkan artinya bisa menjadi penerang atas informasi yang remang di era pasca-kebenaran, mampu menjernihkan kabar yang keruh di tengah keburaman batas antara opini dan fakta akibat perubahan teknologi dan dinamika kehidupan masyarakat dan kecepatan arus berita yang sangat banyak," ujar Erick pada Rabu (6/7).

Erick mengatakan penting bagi perusahaan pers terus memberikan pendidikan kepada industri dan SDM bahwa pers bertanggung jawab memberikan informasi yang mencerahkan dan memberikan pendidikan.

"Kita jangan terjebak di dalam sebuah dinamika yang hanya orientasi bisnis, memang bisnis diperlukan tetapi tanggung jawab kita sebagai pers, sebagai insan pers untuk masa depan Indonesia dan juga masa depan generasi muda Indonesia, kita harus pertanggungjawabkan," ucap Erick.

Erick menilai pers Indonesia sudah harus mampu berevolusi dari good journalism dan informasi yang bermutu menjadi great journalism, yang mana pers dapat berkelanjutan dalam segi bisnis, namun juga adaptif terhadap perkembangan teknologi ini yang harus diakui telat melakukannya. 

"Tapi yakinlah dengan kita terus berupaya menjaga check and balance kita akan lebih dihormati dan ini menjadi peran nyata untuk kita menjaga keberlanjutan dalam menjaga dunia bisnis kita," lanjut Erick.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA