Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Italia Deklarasikan Darurat Nasional di Daerah yang Alami Kekeringan

Selasa 05 Jul 2022 17:51 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Friska Yolandha

Orang-orang bersantai saat matahari terbenam di dasar sungai Po di sebelah Ponte della Becca (Jembatan Becca) di Linarolo, dekat Pavia, Italia, Senin, 27 Juni 2022.

Orang-orang bersantai saat matahari terbenam di dasar sungai Po di sebelah Ponte della Becca (Jembatan Becca) di Linarolo, dekat Pavia, Italia, Senin, 27 Juni 2022.

Foto: AP Photo/Luca Bruno
Italia sedang mengalami kekeringan terparah dalam 70 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Italia mendeklarasikan darurat nasional di daerah sekitar Sungai Po. Daerah itu merupakan daerah produksi pertanian terbesar ketiga Italia dan sedang mengalami kekeringan terparah dalam 70 tahun.

Dekrit pemerintah akan mengizinkan pihak berwenang untuk memangkas birokrasi dan mengambil tindakan yang dibutuhkan. Tidak ada penjatahan air untuk rumah-rumah dan bisnis-bisnis.

Baca Juga

Po merupakan sungai terpanjang Italia yang mengalir 650 kilometer melewati daerah utara yang kaya. Namun banyak jalur air yang kering dan petani mengatakan arus air sangat lemah sehingga air laut merembes ke daratan, merusak pertanian.

Dalam pernyataannya pemerintah mengatakan langkah darurat mencakup lahan-lahan yang berbatasan dengan Po dan cekungan air di Alpen timur.

Lebih jauh, pemerintah Italia juga menerapkan darurat nasional di lama wilayah sebelah utara Emilia-Romagna, Friuli Venezia Giulia, Lombardy, Piedmont dan Veneto. Pemerintah mengalokasikan 36,5 juta euro untuk membantu mengatasi kekurangan air.

"Darurat nasional bertujuan menanggulangi situasi saat ini dengan wewenang dan cara luar biasa, dengan bantuan pada populasi yang terdampak," kata pemerintah Italia, Selasa (5/7/2022).

Mereka menambahkan langkah lebih lanjut dapat diambil di masa yang akan datang untuk mengatasi kekeringan. Pihak berwenang mengatakan dampak kekeringan meningkat di Italia tengah setelah kekeringan ekstrem di musim dingin dan semi diikuti panas yang luar biasa di awal musim panas.

Media Italia telah melaporkan Perdana Menteri Mario Draghi mempertimbangkan menunjuk komisioner untuk mengkoordinasi respon kekeringan. Dengan cara yang sama ketika pemerintah menunjuk komisioner untuk mengatasi krisi pandemi virus corona.

sumber : Reuters
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA