Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Menteri Investasi Hadiri Peresmian PT Smoore Technology Indonesia di Malang

Selasa 05 Jul 2022 13:55 WIB

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Fuji Pratiwi

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia hadir dalam Peresmian Fasilitas Produksi PT Smoore Technology Indonesia (STI) yang berlokasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia hadir dalam Peresmian Fasilitas Produksi PT Smoore Technology Indonesia (STI) yang berlokasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Investasi Smoore di Malang sebesar 80 juta dolar AS atau Rp 1,12 triliun. 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia hadir dalam Peresmian Fasilitas Produksi PT Smoore Technology Indonesia (STI) yang berlokasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pabrik yang dibangun dengan luas tanah 6 hektare itu merupakan pabrik ke-14 yang dibangun oleh Smoore International, rencana investasinya sebesar 80 juta dolar AS atau Rp 1,12 triliun. 

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas komitmen PT STI dalam merealisasikan rencana investasinya di Indonesia. Investasi dari PT STI itu merupakan manifestasi dalam meningkatkan perekonomian di Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

Baca Juga

Bahlil juga mengingatkan kembali perlunya kolaborasi dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

"Tolong libatkan UMKM dan pengusaha lokal. Beri dukungan ke mereka. Investasi yang baik itu, yang besar mampu mengangkat yang kecil. Jadi tolong kita butuh kerja sama. Kita butuh kolaborasi. Kita butuh lapangan pekerjaan, tapi juga ruang untuk anak-anak daerah agar memanfaatkan secara maksimal untuk menjadi tuan di negeri sendiri," kata Bahlil menjelaskan lewat siaran pers, Selasa (5/7/2022).

Presiden Direktur PT STI Clayton Shen menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Indonesia. Khususnya Kementerian Investasi/BKPM atas fasilitas pembebasan bea masuk atas impor mesin yang diberikan kepada PT STI.

Lewat fasilitas tersebut, harapannya PT STI dapat segera berproduksi komersial sesuai yang direncanakan. "Kami harap investasi ini dapat terealisasi secara baik dan memberikan manfaat bagi banyak pihak, serta berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian nasional, khususnya bagi perekonomian di Kabupaten Malang melalui penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar," ujar Clayton.

Smoore International yang berpusat di Kota Shenzen, China ini merupakan salah satu produsen rokok elektrik terbesar di dunia dengan pangsa pasar rokok elektrik global sebesar 18,9 persen. Pabrik yang akan dibangun di Kabupaten Malang tersebut merupakan produsen alto pods pertama di Indonesia. 

Pabrik ini nantinya akan terdiri dari 16 lini produksi alto pods dengan teknologi canggih dan mampu memproduksi 7.200 unit setiap lini per jam dan perkiraan nilai produksi sebesar 860 juta dolar AS per tahun. Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi pada triwulan I tahun 2022 di provinsi Jawa Timur menempati peringkat 3 untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yaitu Rp 15,4 Triliun dan peringkat 7 untuk Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 574,8 Juta dolar AS.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA