Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

PBSI Berharap Pebulu Tangkis Indonesia Bisa Lebih Baik di Malaysia Masters 2022

Senin 04 Jul 2022 15:57 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky.

Foto: DOK PBSI
Di Malaysia Open, Indonesia mendapat satu gelar dan satu runner-up.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia berhasil meloloskan dua wakilnya di final Malaysia Open 2022. Dari dua wakil tersebut, Indonesia akhirnya meraih satu gelar juara melalui Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramdhanti. Sedangkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto harus puas sebagai runner-up.

Hanya selang satu hari setelah berakhirnya ajang bulu tangkis Malaysia Open 2022 kemarin, tim Indonesia sudah dihadapkan dengan turnamen bulu tangkis Malaysia Masters 2022. Turnamen dengan level BWF Super 500 ini dihelat mulai 5-10 Juli 2022 di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Ajang ini memperebutkan hadiah total 360 ribu dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, mengungkapkan kondisi anak-anak asuhnya.

"Di luar yang tampil di babak-babak akhir Malaysia Open, kondisi mereka cukup bagus. Persiapan dengan latihan rutin tetap dilaksanakan, baik itu teknik maupun fisik. Di Malaysia fasilitas sangat mendukung, jadi kami cukup terbantu," ujar Rionny dalam rilis PBSI. "Bagi yang masih bermain hingga babak akhir, terutama Apri/Fadia dan Fajar/Rian yang tampil di final, hari ini mereka kami fokuskan untuk recovery dulu."

Tim Indonesia baru malam nanti mendapat waktu untuk tes lapangan. Rionny pun berharap hasil di Malaysia Masters nanti bisa lebih bagus.

"Hasil di Malaysia Open sudah bagus, kami dapat satu gelar dan satu runner-up. Perkembangan beberapa pemain juga meningkat," kata Rionny menjelaskan. "Saya berharap di Malaysia Masters bisa lebih maksimal dan mendapat hasil yang lebih bagus."

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA