Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Prediksi Terhadap Pep Guardiola Musim Depan

Senin 04 Jul 2022 16:42 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Muhammad Akbar

 Reaksi pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola pada akhir pertandingan sepak bola Liga Inggris antara West Ham United dan Manchester City di stadion London di London, Ahad, 15 Mei 2022.

Reaksi pelatih kepala Manchester City Pep Guardiola pada akhir pertandingan sepak bola Liga Inggris antara West Ham United dan Manchester City di stadion London di London, Ahad, 15 Mei 2022.

Foto: AP/Kirsty Wigglesworth
akan ada banyak cara bagi Guardiola untuk mempertahankan prestasinya

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Komentator sepak bola Inggris, Joe Bray memberikan prediksinya tentang manajer Manchester City, Pep Guardiola. Joe Bray menyebut akan ada banyak cara bagi Guardiola untuk mempertahankan prestasinya sebagai juara bertahan untuk musim depan.

Dilansir dari laman Manchester Evening News, Bray mengakui setiap awal musim Guardiola pasti mendapatkan pertanyaan yang sama. Target dengan Manchester City, bagaimana pendapat soal rivalitasnya dengan Liverpool atau penandatanganan yang potensial.

"Jawabannya selalu sama, Guardiola akan bersikeras bahwa City tidak boleh tinggal diam dan menurunkan standar mereka. Karena ketika mereka melakukan itu, maka ada 19 klub yang akan menggulingkan mereka di liga," kata Brey.

Brey mengakui Guardiola tidak akan terkejut dengan usaha mati-matian yang dilakukan oleh klub lain dalam perekrutan pemain. Sebut saja Liverpool yang langsung mendatangkan Darwin Nunez untuk menggantikan Sadio Mane atau Chelsea yang mencoba untuk mengembalikan Romelu Lukaku dengan membawa Raheem Sterling.

Tottenham Hotspur pun gercep melakukan perekrutan dengan membawa Yves Bissouma dari Brighton dan Richarlison dari Everton. Dengan modal prestasi yang diraih musim lalu untuk lolos ke Liga Champions, tentu Spurs tentu ingin meraih gelar musim ini.

"Manchester City punya cara sendiri untuk memperkuat tim, bereaksi terhadap pasar transfer yang sibuk serta melakukan sesuatu untuk menyegarkan diri mereka sendiri," kata Brey.

"Mereka bisa saja kehilangan kapten mereka, pemain inti mereka, tapi mereka akan tetap berakhir lebih kuat dibandingkan musim lalu dan berpotensi untung," kata Brey.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA